PENGEMBANGAN MODUL PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK KARAKTER KONTROL DIRI ANAK USIA 6-8 TAHUN

Hilary Relita Vertikasari Sekarningrum, Gregorius Ari Nugrahanta, Irine Kurniastuti

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul permainan tradisional guna menumbuhkan karakter kontrol diri anak usia 6-8 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R & D) tipe ADDIE. Penelitian ini melibatkan enam guru dari berbagai daerah untuk analisis kebutuhan, tujuh validator untuk expert judgement, dan enam anak untuk uji coba modul secara terbatas. Hasil penelitian menunjukkan 1) Modul permainan tradisional untuk menumbuhkan karakter kontrol diri anak usia 6-8 tahun dikembangkan berdasarkan langkah-langkah dalam ADDIE, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate; 2) Kualitas modul permainan tradisional secara keseluruhan adalah “sangat baik” dengan skor 3,98 (skala 1-4) dengan rekomendasi “Tidak perlu revisi”; dan 3) Penerapan modul permainan tradisional berpengaruh terhadap karakter kontrol diri anak. Hasil uji signifikansi menunjukkan t(5) = 3,929; p < 0,05. Besar pengaruh adalah r = 0,87 yang masuk kategori “efek besar” atau setara dengan 75,50%. Artinya, modul permainan tradisional dapat menjelaskan 75,50% perubahan varian pada karakter kontrol diri. Tingkat efektivitas ditunjukkan dengan N-gain score sebesar 66,07% yang masuk kategori “sedang”.


Keywords


traditional game; self-control character; module

Full Text:

PDF

References


Arumsari, C. 2016. Konseling indiviual dengan teknik modeling simbolis terhadap peningkatan kemampuan kontrol diri. Jurnal Konseling, 2 (1), 1-11. Diakses tanggal 17 Oktober 2019, dari https://media.neliti.com/media/publications/107485-ID-konseling- individual-dengan-teknik-model.pdf

Beckley, P. 2018. Belajar pada anak usia dini. Jakarta: Indeks.

Borba, M. 2008. Membangun kecerdasan moral: Tujuh kebajikan utama untuk membentuk anak bermoral tinggi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Branch, R. 2009. Instructional design: The ADDIE approach. London: Springer.

Field, A. (2009). Discovering statistiks using SPSS (3rd ed). Los Angeles: Sage.

Hake, R. R. 1999. Analyzing change/gain score. California: Indiana University.

Ibda, F. (2015). Perkembangan kognitif: Teori Jean Piaget. Jurnal Intelektualita, 3 (1). 27-39. Diakses tanggal 11 Agustus 2020, dari https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/intel/article/view/197

Ismiyanti. 2016. Pengaruh permainan tradisional engklek terhadap peningkatan kontrol diri pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Pendidikan. 1 (1). 75-97. Diakses 19 Oktober 2019, dari http:// eprints.ums.ac.id/452 14/16/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf

Iswinarti. 2017. Permainan tradisional: Prosedur dan analisis manfaat psikologis. Malang: Penerbitan Universitas Muhamadiyah Malang.

Jensen, E. 2011. Brain based learning: Bagaimana otak belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Koesoema, D. A. 2010. Pendidikan karakter: Strategi mendidik anak di zaman global. Jakarta: PT Grasindo.

KPAI. 2020, 10 Februari. Sejumlah kasus bullying sudah warnai catatan masalah anak di awal 2020, begini kata komisioner KPAI. Diakses tanggal 5 Juni 2020, dari https://www.kpai.go.id/berita/sejumlah-kasus-bullying-sudah-warnai-catatan-masalah-anak-di-awal-2020-begini-kata-komisioner- Kpai

Kurnianingrum, Kusumawardhani, & Setikno. 2018 Penerapan art therapy untuk meningkatkan kemampuan kontrol diri anak didik di LAPAS. Jurnal Psikologi. 4 (2). Diakses tanggal 12 Januari 2020, dari https://journal.untar.ac.id/index.php/jmishumsen/article/view/1751

Lickona, T. (1991). Eduation of character: How our school can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.

Lickona, T. 1992. Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Publishing History.

Mukhtar, U. 2017, 22 Februari. Indonesia peringkat tertinggi kasus kekerasan di sekolah. Bandung: Republika.co.id. Diakses tanggal 25 September 2020, dari http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/17/02/22/olqnn2383-indonesia-peringkat-tertinggi-kasus-kekerasan-di-sekolah

Muttakhidah, I. 2016. Pergeseran perspektif human mind John Locke dalam paradigma pendidikan matematika. Jurnal AdMathEdu. 6 (1). 45-59. Diakses tanggal 11 Agustus 2020, dari https://www.neliti.com/publications/57379/pergeseranperspektif-human-mind-john-locke- dalam- paradigma-pendidikanmatematik

Nataliya. 2015. Efektivitas penggunaan media pembelajaran permainan tradisional Congklak untuk meningkatkan kemampuan berhitung pada siswa sekolah dasar. Jurnal Psikologi. 3 (2). 48-77. Diakses tanggal 21 Oktober 2019, dari http://eprints.ums.ac.id/45214/16/NASKAH% 20

PUBLIKASI.pdf

Novianti, A., & Qoriati, M. 2019. Analisis nilai karakter pada siswa sekolah adiwiyata SD Negeri Pleburan 04 Semarang. Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an. 6 (2). 133-138. Diakses tanggal 25 November 2020, dari https://journal.upy. ac.id/index.php/ es/issue/view/11

Nurastuti, M., & Suci, M. 2015. Pengaruh permainan tradisional bentengan terhadap interaksi sosial anak asuh di panti yatim Hajah Maryam Kalibeber Wonosobo. Jurnal Wacana Psikologi. 2 (1). 1-14. Diakses tanggal 24 September 2020, dari https://jurnalwacana.psikologi. fk.uns.ac.id/index.php/wacana/article/download/83/83

Scott, M. L. (2009). Programming language pragmatics. California: Morgan Kaufmann Publishers.

Sihombing, W. 2016. Implementasi teknik self management terhadap karakter kontrol diri bagi klien. Jurnal Ilmliah Pekerjaan Sosial. 15 (1). Diakses tanggal 25 Oktober 2019, dari http://jurnal.poltekesos.ac.id/ index.php/peksos/article/view/57/57

Susanto, B. H., & Ferawati, L. 2019. Medel pembelajaran akuatik berbasis permainan tradisional untuk meningkatkan keterampilan berenang siswa sekolah dasar. Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an. 4 (1). 96-104. Diakses tanggal 2 Desember 2020, dari https://journal. upy.ac.id /index.php/es/issue/view/11

Suyitno, I. 2012. Pengembangan pendidikan karakter dan budaya bangsa berwawasan kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Karakter. 2 (1). 1-13. Diakses tanggal 28 Oktober 2019, dari https://journal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/view/1307/1088

UNESCO. 2019. Behind the numbers: Ending school violence and bullying. Paris: United Nations Educational, Scientifics and Cultural Organization.

Wahyu, Y. 2017. Pembelajaran berbasis etnosains di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 1(2), 140-146. Diakses tanggal 13 Juni 2020, dari http://jurnal.unikastpaulus.ac.id/index.php/jipd/article/view/264/187

Widoyoko, S. E. (2014). Teknik penyusunan instrumen penelitian. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

World Economic Forum. 2015. New vision for education unlocking the potential

of technology. Geneva: World Economic Forum.




DOI: https://doi.org/10.31316/esjurnal.v8i2.1158

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Hilary Relita Vertikasari Sekarningrum

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

 

Creative Commons License
Elementary School is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Based on a work at https://journal.upy.ac.id/index.php/es 


EDITORIAL ADDRESS:

Department of Primary School Teacher Education

Faculty of Teacher Training and Education

Universitas PGRI Yogyakarta

Telp./Fax.: (0274) 376808

Jl PGRI I No 117, Sonosewu, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, Indonesia