PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI UPAYA PERTAHANAN IDENTITAS NASIONAL DALAM PENDIDIKAN MULTIKULTURAL

Agus Sarwo Edi

Sari


Abstrak

Karya tulis ini mengkaji ilmu dengan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data in-depth-interview yang bertujuan memberikan wawasan tentang penguatan identitas nasional melalui pendidikan multikultural. Dewasa ini, era globalisasi pada saat ini menyebabkan arus informasi dan mobilitas manusia dari satu daerah ke daerah lain bergerak dengan cepat. Hal ini memungkinkan interaksi manusia antara satu bangsa dengan bangsa lainnya menjadi semakin intens. Salah satu akibat yang ditimbulkan dari adanya globalisasi ini adalah adanya pengaruh yang sangat kuat dari nilai-nilai dan budaya luar yang mempengaruhi kehidupan masyarakat, terutama generasi muda. Diantara nilai dan budaya yang diserap masyarakat, banyak yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, sehingga dikhawatirkan hal ini berdampak pada tergerusnya nilai-nilai nasionalisme dan identitas bangsa

Kata kunci: Identitas nasional, globalisasi, pendidikan multikultural

 

Abstract

This paper examines science using qualitative methods with in-depth-interview data collection techniques aimed at providing insight into strengthening national identity through multicultural education. Today, the current era of globalization causes the flow of information and human mobility from one area to another to move quickly. This allows human interaction between one nation and another to become more intense. One of the consequences of this globalization is the very strong influence of foreign values and cultures that affect people's lives, especially the younger generation. Among the values and cultures that are absorbed by the community, many are not in line with the values of Pancasila, so it is feared that this will have an impact on the erosion of the values of nationalism and national identity..

Keywords: National identity, globalization, multicultural education


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Antonsich, Marco. 2009. National Identities In The Age Of Globalisation: The Case Of Western Europe, National Identities, 11:3, 281-299, DOI: 10.1080/14608940903081085

Dewantara, J. A., & Nurgiansah, T. H. (2021). Building Tolerance Attitudes Of PPKN Students Through Multicultural Education Courses. Jurnal Etika Demokrasi, 6(1), 103–115.

Giddens, A. 1990. The Consequences of Modernity. Cambridge: Polity Press.

Hidayat, Komaruddin dan Azyumardi Azra. 2009. Pendidikan Kewargaan: Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Masyarakat Madani. ICCE UIN Hidayahtullah & Prenada Media Group, Jakarta

Kaelan, M.s. (2007). Pendidikan Kewarganegaraan.Yogyakarta: Paradigma

Keller, Suzanne. (2006). Globalization and Local Identity. Ekistic; Jan-Dec 2006; 73, 436-441; ProQuest Research Library pg.41

Lexy. J. Moleong. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Posdayakarya

Maulani, Amin. 2012. Transformasi Learning dalam Pendidikan Multikultural Keberagamaan. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, Vol. 1, No.1 Juni 2012, 29-44

Monteiro, Josef M. (2015). Pendidikan kewarganegaraan : perjuangan membentuk karakter bangsa. Yogyakarta: Deepublish

Rahayu, Minto. 2007. Pendidikan Kewarganegaraan: Perjuangan Menghidupi Jati Diri Bangsa. Jakarta: Grasindo

Santana, K Septiawan. 2007. Menulis Ilmiah: Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&B. Bandung: Alfabeta

Waters, M. 1995. Globalization. 2nd Edition. London: Taylor and Francis Group




DOI: https://doi.org/10.31316/No%201%20No%202

Article Metrics

Sari view : 104 times
PDF - 52 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Tambah Komentar

Tool by :



Plagiarism Checker by :