KEMAMPUAN DAYA SERAP MATERI PELAJARAN MATEMATIKA PADA BERKEBUTUHAN KHUSUS

Sri Wuryanti, Joko Yuwono

Sari


ABSTRAK

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  kemampuan  peserta didik  berkebutuhan khusus di sekolah inklusi  dan daya serap terhadap materi pelajaran Matematika dalam Ujian Nasional SMA tahun pelajaran 2018/2019. Meskipun, Ujian Nasional telah dihapus secara undang-undang, namun hasil Ujian Nasional terakhir tahun 2018/2019 masih dapat digunkan untuk memotret kemampuan minimal akademik siswa dan juga untuk refleksi guna meningkatkan mutu pendidikan yang lebih baik.  Kemampuan peserta didik dapat diketahui dari hasil ujian nasional, sedangkan daya serap terhadap mata pelajaran Matematika dapat dilihat dari persentase peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah inklusi yang dapat menjawab benar soal-soal Ujian Nasional Matematika. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik jenjang SMA yang mengikuti Ujian Nasional tahun pelajaran 2018/2019, sedangkan sampel penelitian adalah seluruh peserta didik inklusi jenjang SMA yang mengikuti Ujian Nasional tahun pelajaran 2018/2019.  Data yang digunakan merupakan data sekunder, yaitu data Ujian Nasional SMA tahun pelajaran 2018/2019. Analisis data menggunakan software Excel, dan selanjutnya dilakukan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan skor Ujian Nasional Matematika untuk peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah inklusi yang tertinggi adalah 54.02 dan terendah 22.69 dengan rata-rata nilai adalah 39.43. Nilai rata-rata Matematika jurusan IPA adalah 45,66 (termasuk dalam kategori  kurang), jurusan Bahasa adalah 40.04 (termasuk kategori kurang), sedangkan jurusan IPS adalah 29.28 (termasuk kategori rendah). Daya serap rata-rata tertinggi materi Matematika pada jurusan IPA adalah 30%, pada lingkup materi Aljabar, daya serap terendah adalah 23% pada lingkup materi kalkulus. Pada jurusan IPS, daya serap rata-rata tertinggi mata pelajaran matematika adalah Aljabar dan statistika masing-masing 29%, daya serap terendah adalah 18% pada lingkup materi Geometri dan Trigonometri. Sedangkan, Pada jurusan Bahasa, daya serap rata-rata tertinggi adalah Aljabar 38%,  yang terendah adalah 30% pada lingkup materi Geometri dan Trigonometri. Rentang nilai pada peserta berkebutuhan khusus sangat besar sehingga perlu pendampingan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik. Kelemahan peserta didik berkebutuhan khusus  dalam mata pelajaran Matematika  adalah pada  lingkup materi Geometri dan Trigonometri.

 

Kata kunci: Ujian Nasional, nilai,  daya serap, anak berkebutuhan khusus.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anne Anastasi, 1988. Psychological Testing, 6th ed, New York: Macmillan Publishing Company.

Bloom, Benjamin S, 1971. Taxonomy of Educational Objectives. New York: D Mckay Company Inc.

Bridge, RR.G., Judd, C.M., & Moock, P.R., 1979. The determinants of educational outcomes, Massachusets: Ballinger Publishing Company.

Badrun Kartowagiran dan Amat Jaidun. 2016. Model Asesmen Autentik untuk Menilai Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP): Implementasi Asesmen Autentik di SMP. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, Vol 20, No 2, 11 Mei 2017, hlm 131-141. http://journal.uny.ac.id/index.php/jpep/issue/view/1308.

Crocker, Linda, James Algina, 1986. Introduction To Classical & Modern Test Theory. Florida: Orlando.

Charles D. Hopkins dan Richard L. Antes, Classroom Testing Construction (Illionos: F. E. Peacock, 1979), p. 155.

Djaali dan Pudji Mulyono, 2008. Pengukuran dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Grasindo.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 2012. Buku Panduan Pemanfaatan Hasil UN, Jakarta: Pusat Pengujian.

Gray L. R., 1996. Educational Research. New Jersey: Prentice-Hall, Inc.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2019. Data Ujian Nasional SMA/MA tahun Pelajaran 2018/2019, Jakarta: Pusat Penilain Pendidikan.

Jahja Umar, Herwindo Haribowo, Bahrul Hayat, Abdul Manan Akhmad, 1997. Bahan

Penataran Pengujian Pendidikan, Jakarta: Pusat Pengujian

Lee J. Cronbach, 1960. Essential of Psychological Testing, 3th ed, New York: Harper & Row.

Mary J. Allen, Wendy M. Yen, 1979. Introduction Measurment Theory. California: Montrey.

M. Chabib Thoha, 1996. Teknik Evaluasi Pendidikan (Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Mehrens, WA and I. J. Lehman, 1987. Measurment and Evaluation In Educational and Psychology. New York: Holt, Rincchart and Winston, Inc.

Oemar Hamalik, 2003. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 tahun 2009 Tentang Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), Dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tahun Pelajaran 2009/2010.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusif Bagi Peserta Didik Yang Memiliki Kelainan Dan Memiliki Potensi Kecerdasan Dan/Atau Bakat Istimewa

https://kelembagaan.ristekdikti.go.id/wp-content/... · PDF file

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional

Puspendik, 2011. Data Survei Nasional Kompetensi Siswa Berdasarkan Hasil UN Rendah. Jakarta.

Resolusi PBB nomor 48/96 tahun 1993 tentang Persamaan Kesempatan bagi Orang Berkelainan (the standard rules on the equalization of opportunities for persons with disabilities)

https://ycaitasikmalaya46111.wordpress.com/2013/01/11/landasan-pendidikan-inklusif

Robert Linn, Norman E. Gronlund, 1990. Measurment and Assessment in Teaching, 6th ed. New Jersey: Macmillan Publishing Company.

Saifudin Azwar, 1987. Tes Prestasi Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar,

Yogyakarta, Liberty.

Sallis, E., 2002. Total quality management in education, London: Kogan Page Limited.

Setiadi, Hari, 2016. Pelaksanaan Penilaian pada Kurikulum 2013. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, Vol 20, No 2, 11 Mei 2017, hlm 131 – 141, hlm 166-178.

http://journal.uny.ac.id/index.php/jpep/article/view/7173

Santoso, Guritaningsih A. dkk., 2000. Studi Perkembangan Kognitif Siswa SD. Jakarta: Lembaga Penelitian Universitas Indonesia.

Silverius,Suke, 1991. Evaluasi Hasil Belajar dan Umpan Balik. Jakarta: Gramedia.

Suharsimi Arikunto, 1997. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara.

Sumadi Suryabrata, 1987. Pengembangan Tes Hasil Belajar, Jakarta: Rajawali.

Suyanto, 2012. Power point Pengembangan dan Pembinaan Guru Sekolah Dasar Berkarakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.

Umar, Jahja, Bahrul Hayat, 2000. Efektifitas Pengujian Soal Bentuk Soal Pilihan Ganda dan Benar Salah. Jakarta: Pusat Pengujian.

Undang Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Wiersma, William and Stephen G. Jurs, 1990. Educational Measurment and Testing, 2th ed, Boston: Allyn and Bacon.

Zakaria, Ramli T., Deni Hadiana, 2006. Ujian Nasional. Jakarta: Pusat Penilaian Pendidikan.


Article Metrics

Sari view : 324 times
PDF - 354 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.