Hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien diabetes melitus tipe 2 terhadap konsumsi obat antidiabetik oral di puskesmas prambanan

Authors

  • Diva Regitha Puspita Sari Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas PGRI Yogyakarta
  • Rahmad A Hi Wahid Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas PGRI Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31316/ijpscr.v2i1.8801

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan global yang signifikan.
Menurut data International Diabetes Federation (IDF) 2021, jumlah penderita diabetes
diperkirakan meningkat dari 537 juta pada 2021 menjadi 643 juta pada 2030 dan 783 juta pada
2045.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan
kepatuhan pasien diabetes melitus Tipe 2 di Puskesmas Prambanan terhadap konsumsi obat
antidiabetik oral, serta menganalisis hubungan antara keduanya.
Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel
terdiri dari seluruh pasien diabetes melitus Tipe 2 di Puskesmas Prambanan yang memenuhi
kriteria inklusi dan eksklusi pada Januari 2024. Data dikumpulkan melalui teknik consecutive
sampling dan diukur menggunakan kuesioner DKQ-24 untuk pengetahuan serta MMAS-8
untuk kepatuhan.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56% responden memiliki tingkat pengetahuan yang
baik, dan 52% menunjukkan kepatuhan tinggi terhadap pengobatan.
Kesimpulan: Analisis hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan mengungkapkan nilai sig
(2-tailed) 0,003< 0,05, dengan korelasi (r) 0,357, menunjukkan korelasi positif yang cukup
signifikan. Kesimpulannya, pasien diabetes Tipe 2 di Puskesmas Prambanan umumnya memiliki
pengetahuan dan kepatuhan yang baik, serta terdapat hubungan signifikan antara keduanya.
Kata kunci : Tingkat pengetahuan, Tingkat kepatuhan, Diabetes Melitus tipe 2, Konsumsi obat,
Antidiabetika oral.

References

.

Downloads

Published

2024-06-20

Issue

Section

Articles