EVALUASI TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA KESEHATAN DAN NONKESEHATAN TERHADAP SWAMEDIKASI OBAT SINTETIK DI FAKULTAS SAIS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Authors

  • Qhori Kamalisa Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas PGRI Yogyakarta
  • Nurul Jannah Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas PGRI Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31316/ijpscr.v2i2.8807

Abstract

Latar belakang: Swamedikasi adalah upaya pengobatan sendiri yang dilakukan untuk
penyakit ringan dengan obat sintetika atau tradisional. Ketidaktepatan swamedikasi
berdampak pada hal-hal yang tidak diinginkan.
Tujuan: Penelitian ini pertamakali dilakukan di Universitas PGRI Yogyakarta. Yang
bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan mahasiswa kesehatan dan
nonkesehatan terhadap swamedikasi obat sintetik, dan untuk mengetahui karakteristik
responden yang memiliki hubungan dengan tingkat pengetahuan.
Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif analitik, pendekatan cross
sectional, pada 164 responden, mengukur perbedan tingkat pengetahuan mahasiswa
kesehatan dan nonkesehatan di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Yogyakarta
tahun 2024. pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan diolah menggunakan aplikasi
statistik dengan uji komparasi dan korelasi.
Hasil: Tingkat pengetahuan mahasiswa kesehatan diketahui lebih baik dari pada mahasiswa
nonkesehatan.
Kesimpulan: Hasil uji komparasi penelitian ini terdapat perbedaan bermakna antara jenis
pendidikan dengan tingkat pengetahuan mahasiswa kesehatan dan nonkesehatan, dengan
nilai signifikansi 0,000 < 0,001 Dan terdapat hubungan bermakna antara jenis kelamin,
pendidikan, pengalaman bekerja, latar belakang keluarga, pendidikan terakhir, dan
pengalaman konsumsi obat sintetik dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,001

Kata Kunci: swamedikasi, pengetahuan, obat sintetik, mahasiswa kesehatan, mahasiswa
nonkesehatan, Universitas PGRI Yogyakarta. 

References

.

Published

2024-12-20

Issue

Section

Articles