SISTEM MASYARAKAT DAN ORGANISASI SUKU DAYAK NGAJU (STUDI KASUS DI DESA MANDOMAI KALIMANTAN TENGAH)

Rizka Bella, Stevany Stevaby, Ahmad Ilham Gujali, Ratna Sari Dewi, Eddy Lion, Maryam Mustika

Sari


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem masyarakat dan organisasi suku Dayak Ngaju didesa mandomai Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Prosedur pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi sedangkan analisis data meliputi data collection, data reduction, data display, conclusion drawing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem masyarakat dan organisasi suku Dayak Ngaju di desa mandomai kalimantan tengah. Pada awalnya adalah salah satu daerah sebagai tempat menetap bagi masyarakat desa sebelum adanya pemekaran wilayah.sehingga sistem masyarakatnya termasuk sistem bilateral yaitu menarik garis keturunan melalui pihak ayah dan ibu. Kemudian untuk memenuhi kebutuhan  dulu hingga sekarang sebagai petani namun seiringnya perkembangan zaman Sebagian masyarakat mandomai banyak keluar daerah untuk mencari pekerjaan.sehingga organisasi sosialnya saat ini masih banyak selaras dengan perubahan zaman.  dengan adanya organisasi sosial sangat bermanfaat bagi masyarakat Dayak di mandomai yaitu salah satunya adalah membantu dalam bidang pertanahan, Kesehatan dan lain sebagainya.

Kata Kunci : suku dayak, sistem masyarakat, organisasi sosial               

 

Abstract

The study aims to identify the social and tribal systems of the dayak ngaju in the village of mandomai central kalimantan. The method used is a descriptive qualitative. The data source is the primary and secondary data source. Data collection procedures include observation, interviews and documentation while data analysis includes data collection, data reduction, display data, demographic results. The results of the study show that the indigenous dayak ngaju community and tribal organization in the village of mandomai central kalimantan. Initially it was one of the areas to settle for village people before the region was exposed. So their social system is bilateral, which is to draw the line through the father and mother. Then, to meet the needs of farmers, and to this day as farmers, most of the population has been mandated to go out of the country in search of work. So his social organization today is still much in keeping with the changing times. With social organizations helping the dayak people in mandomai, one of which is to help with land, health, and so on.

Keywords : Dayak people, social systems, social organizations.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Darmadi, Hamid, Jurnal Pendidikan Sosial Vol.3 No. 2 Desember 2016, Dayak Asal Usul dan Penyebarannya di Bumi Borneo. Pontianak

Dewantara, J. A., & Nurgiansah, T. H. (2021). Building Tolerance Attitudes Of PPKN Students Through Multicultural Education Courses. Jurnal Etika Demokrasi, 6(1), 103–115.

Eviyanti, S. (2010). Taman Budaya Kalimantan Tengah. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Meleong, L. J. (2013). Metode Penelitian Kualitatif . Bandung: PT. Remaja Rosadakarya. (2005). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung

Norliansyah. (2010). sejarah singkat mandomai. informasi kapuas.

Nurgiansah, T. H. (2019). Pemutakhiran Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan di Era Revolusi Industri 4.0. Prosiding Seminar Kewarganegaraan Universitas Negeri Medan, 1(1), 95–102.

Nurgiansah, T. H. (2020). Filsafat Pendidikan. In Banyumas: CV Pena Persada.

Nurgiansah, T. H. (2021a). Partisipasi Politik Masyarakat Sleman di Masa Pandemi Covid-19 dalam Konteks Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Civic Hukum, 6(1), 1–9.

Nurgiansah, T. H. (2021b). Pendidikan Pancasila. In Solok: CV Mitra Cendekia Media.

Nurgiansah, T. H. (2021c). Petuah Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Kontestasi Politik. AoEJ: Academy of Education Journal, 12(1), 39–47.

Nurgiansah, T. H. (2021d). The Role of Citizenship Education in Building Bantul Community Political Participation in The Pandemic Covid 19. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dan Kewirausahaan, 4(1), 1–4.

Pitoyo & Triwahyudi. 2017. Dinamika perkembangan etnis di Indonesia dalam konteks persatuan Negara. Jurnal Populasi, No.1. hal.71

Riwut, t. (2007). kalimantan membangun alam dan kebudayaan cetakan ke dua. yogyakarta: NR Publishing.

Riswanto Dody, d. (2017) Kompetensi multikultural konselor pada kebudayaan suku dayak kaliamntan tengah, JOMSIGN : Jurnal of Multicurtural Studies in Guidance and Counseling,217.

Sugiyono, P. D. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Widen, K., & Johansen, P. (2009). organisasi sosial lokal suku bangsa dayak ngaju di kalimantan tengah. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.31316/jk.v5i2.1676

Article Metrics

Sari view : 55 times
PDF - 341 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Tambah Komentar

Tool by :



Plagiarism Checker by :