Implementasi Pelayanan Publik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten dalam Perspektif Peningkatan Literasi Masyarakat

Authors

  • Siti Vinna Fadillah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Qotrun Nida Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Ronni Juwandi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.31316/jk.v6i2.3116

Abstract

Abstrak

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui rendahnya tingkat masyarakat provinsi Banten khususnya masyakat kabupaten Lebak. Penelitian ini dilakukan di lima lokasi yaitu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Banten, Perpustakaan Umum Saidja Adinda Kabupaten Lebak, Perpustakaan Desa Sajira Mekar, dan TBM Kedai Proses. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat literasi di provinsi Banten khususnya di kabupaten Lebak ini dengan mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung literasi, serta peran pemerintah dalam menumbuhkan literasi masyarakat. Yang dimana faktor penghambat gerakan literasi yaitu kebiasaan membaca yang belum dimulai dari rumah, perkembangan teknologi yang makin canggih, sarana dan prasarana, dan ketersediaan dana. Untuk pendukung gerakan literasi yaitu sarana prasarana dan bahan bacaan. Untuk peran pemerintah sendiri yaitu orang tua mengambil peran utama, perpustakaan lebih inovatif menyediakan bahan bacaan, kerjasama pemerintah, penulis, dan publisher, mengadakan lomba literas, memebentuk komunitas literasi, dan mengadakan pelatihan. Kesimpulan dalam penelitian ini peran orang tua, masyarakat, dan pemerintah sangat penting untuk meningkatkan literasi.

Kata Kunci: Faktor Penghambat, Faktor Pendukung, Peran Pemerintah

 

Abstract

The purpose of this study is to determine the low level of society in the province of Banten, especially the people of Lebak district. This research was conducted in five locations, namely the Banten Provincial Library and Archives Service, Banten Province Education and Culture Office, Saidja Adinda Public Library, Lebak Regency, Sajira Mekar Village Library, and TBM Kedai Process. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques in this study used interview, observation and documentation techniques. The results showed that the literacy level in Banten province, especially in Lebak district, was to know the inhibiting and supporting factors of literacy, as well as the role of the government in growing community literacy. Where the inhibiting factors for the literacy movement are reading habits that have not been started from home, increasingly sophisticated technological developments, facilities and infrastructure, and the availability of funds. To support the literacy movement, namely infrastructure and reading materials. For the role of the government itself, namely parents take the main role, libraries are more innovative in providing reading materials, cooperation with the government, writers, and publishers, holding literacy competitions, forming literacy communities, and conducting training. The conclusion in this study is that the role of parents, society, and government is very important to improve literacy.

Keywords: Inhibiting Factors, Supporting Factors, Government Role

References

DAFTAR PUSTAKA

Alex, (2021). Perpustakaan. Tersedia pada pengajar.co.id dan diakses pada tanggal 14 April 2021.

Alfisyahrin, Muhammad.(2018). Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Di Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

B Agian, (2017). Analisis Pelayanan Publik pada Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Provinsi Sulawesi. Tersedia pada https://media.neliti.com dan diakses pada tanggal 13 April 2021.

B Lay, Agus.(2019). Manajemen Pelayanan. Jakarta. Andi Publisher.

BPK RI, (2017). Mendikbud Undang-Undang Sistem Pembukuan. Tersedia pada peraturan.bpk.go.id dan diakses pada tanggal 15 April 2021.

D Fadhlya, (2017). Kualitas Pelayanan Perpustakaan. Tersedia pada jurnal.unpad.ac.id dan diakses pada tanggal 14 April 2021.

Dede Yusuf, (2021), Penguatan Literasi di Provinsi Banten. Tersedia pada warta.pendidikan.com dan diakses pada tanggal 13 April 2021.

Deepublish, (2020) Pengertian Literasi Menurut Para Ahli. Tersedia pada penerbitbukudeepublish.com dan diakses pada tanggal 14 April 2021.

ES Sari, (2017). Budaya Literasi di Kalangan Mahasiswa FBS UNY. Tersedia pada journal.uny.ac.id dan diakses pada tanggal 3 April 2021.

Hayat.(2019). Manajemen Pelayanan Publik. Malang. PT RajaGrafindo Persada.

Hidayah, Nurul, Atinia Hidayah, (2022), Optimalisasi Pojok Baca Sebagai Gerakan Literasi Masyarakat Di Desa Plodongan, Wonosobo, Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat, 1, 103-105

Kusmana, Suherli. (2017). Pengembangan Literasi Dan Kurikulum Pendidikan Dasar Dan Menengah. Tersedia pada diglosia-journal pendidikan, kebahasaan, dan kesusastraan Indonesia dan diakses pada tanggal 13 April 2021.

Lukman Solihin, Bakti Utama, Indah Pratiwi, Noviriana, Indeks Aktivitas Literasi Membaca 34 Provinsi, Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan Dan Kebudayaan, dapat diakses pada http://kepustakaan presiden.pnri.go.id dan diakses pada tanggal 16 April 2021.

Muluk, Mujibur Rahman Khairul, Rino Ardhian Nugroho. 2020. Inovasi dan E-Governance. Tangerang Selatan. Universitas Terbuka. Volume 1.

Mulyana, Yoyo.(2005). Membangun Good Governance Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Daerah. Serang: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Permendikbud No. 25 tahun 2017 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti

R Rinaldi, (2012). Analisis Kualitas Pelayanan Publik. Tersedia pada ojs.uma.ac.id dan diakses pada tangal 9 April 2021.

Rahma, Elva. (2018). Akses dan Layanan Perpustakaan. Prenada Media.

Redaksi, Jogja Bangkit.(2012). Undang-undang Pelayanan Pulik Nomor 25 Tahun 2009. Jogja. Galang Press Media Utama.

Rosalina, Vidila (2019), Gerakan Donasi Buku Dalam Upaya Membangun Budaya Literasi: Tahap 1, Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 01:421-422.

Rosjidi, Aji.(2021). Pembinaan Minat Baca. Bandung. Remaja Rosdakarya.

Setiyono, Budi.(2020). Manajemen Pelayanan Umum. Tangerang Selatan. Universitas terbuka. Volume 3.

Sinambela, Lajian Poltak dkk.(2006). Reformasi Pelayan Publik. Jakarta. Bumi Aksara.

Surya, Agustina Zubair, Diah Wardhani, (2019), Leterasi Membaca Anak-Anak Di Pesisir Pantai Sawarna, Lebak Banten, Jurnal Pengabdian Dan Kewirausahaan, 3:64.

Undang-Undang No. 3 Tahun 2017 Tentang Sistem Pembukuan.

Yusriadi.(2019). Reformasi Dan Birokrasi Dalam Pelayanan Publik. Yogyakarta. Deepublish.

Downloads

Published

2022-07-04