Kerja Sama Kepolisian antara Kepolisian Republik Indonesia Dengan Kepolisian Federal Australia Dalam Peningkatan Keamanan Maritim Tahun 2023

Authors

  • Muhamad Rizal Aria Sandy Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Abdul Rivai Ras Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Yusnaldi Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Pujo Widodo Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Herlina Juni Risma Saragih Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Panji Suwarno Universitas Pertahanan Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.4991

Abstract

Abstrak

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah perairan yang lebih luas dari daratannya menjadi tantangan bagi pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia dalam mengatasi ancaman kejahatan yang berada di laut. Kemudahan akses untuk pelaku kejahatan masuk dan keluar dari sebuah wilayah kedaulatan negara menjadi sebuah masalah bagi keamanan negara. Batas maritim Australia yang berbatasan dengan wilayah Indonesia bagian selatan dengan garis batas maritim yang sangat panjang dapat menjadi ancaman kejahatan lintas negara bagi keamanan kedua negara tersebut. untuk itu, penelitian kali ini akan membahas peluang kerja sama antara Kepolisian Indonesia dan Kepolisian Australia dalam menangani dan meningkatkan keamanan maritim secara bersama-sama. Menggunakan konsep sistem politik yang dikeluarkan oleh David Easton untuk membahas background kerja sama antara kedua lembaga tersebut dan implementasi kerja sama yang akan dilakukan antara keduanya. Hasil dari penelitian ini adalah pada tahun 2023 antara Polri dan AFP telah menandatangani sebuah naskah perjanjian kerja sama keamanan dalam menangani kejahatan transnasional. Kerja sama keamanan antara Polri dan AFP berkaitan dengan kerja sama dalam menangani tindak kejahatan transnasional dan pengembangan kepasitas. Dengan naskah ini, diharapkan antara Polri dan AFP dapat bekerja sama dalam meningkatkan keamanan, terutama keamanan maritim secara bersama. Hal tersebut berkaitan dengan ancaman keamanan yang ada di laut dan merupakan kejahatan-kejahatan yang bersifat lintas batas karena kemudahan akses bagi pelaku-pelaku kejahatan dalam melakukan aksinya di perairan batas maritim antara Indonesia dan Australia. Dengan adanya perjanjian ini, diharapkan implementasi kerja sama dapat maksimal bagi kedua nya dalam meningkatkan keamanan perbatasan secara bersama-sama.

Kata Kunci: Polri, Sistem Politik, Keamanan Maritim.

 

Abstract

Indonesia as an archipelago with a larger water area than its land is a challenge for the government and all Indonesian people in overcoming the threat of crime at sea. The ease of access for criminals to enter and exit a country's sovereign territory is a problem for state security. Australia's maritime boundary which borders the southern part of Indonesia with a very long maritime boundary line can pose a threat of transnational crime to the security of the two countries. This research will discuss opportunities for cooperation between the Indonesian Police and the Australian FFederal Police in handling and improving maritime security together. Using the concept of political system issued by David Easton to discuss the background of cooperation between the two parties and the implementation of cooperation that will be carried out between the two parties. The result of this research is in 2023 the Indonesian National Police (Polri) and the Australian Federal Police (AFP) have signed a security cooperation agreement in combating transnational crimes. The security cooperation between Polri and AFP relates to cooperation in combating transnational crimes and capacity building. With this new cooperation agreement, it is expected that Polri and AFP will work together to improve security, especially in maritime security. This is related to security threats that exist at the sea and these crimes are cross-border in nature due to the ease of access for criminals to carry out their actions in the maritime boundary waters between Indonesia and Australia. With this agreement, it is hoped that the implementation of cooperation can be maximized for both parties in improving border security together.Keyword: INP, Maritime Security, and Political system.

Keywords: INP, Political System, Maritime Security.

References

DAFTAR PUSTAKA

Adhyanti, Dewi. (2017). Indonesia defence diplomacy with Australia in relations as comprehensive partnership on maritim security Field. Jurnal diploamsi pertahanan, Vol. 3, No. 2. Diakses di https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwjbrP_svsP_AhVtxjgGHRLCCzwQFnoECA8QAQ&url=https%3A%2F%2Fjurnalprodi.idu.ac.id%2Findex.php%2FDP%2Farticle%2Fdownload%2F86%2F70&usg=AOvVaw17_SnEZY6Ki46teGEF8bkL

Alda, Febrian I. (2022). Pengaruh Kerjasama Indonesia-Australia dalam Upaya mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia di bidang keamanan. Tugas Akhir: Universitas Hasanuddin. Diakses di: http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/24133/2/E061181338_skripsi_23-09-2022%201-2.pdf

Buzan. (2007). What is national security in the age of globalisation?. London School of Economics and Political Science: London.

Departemen Pertahanan Republik Indonesia. (2015). Buku Putih pertahanan Indonesia. Departemen Pertahanan RI.

Dina & Elistania. Analisis upaya penguatan hubungan bilateral Indonesia-Australia di tengah dinamika kedua negara: Upaya penguatan melalui sektor keamanan.

I, Nengah. Analisa Peluang dan ancaman keamanan maritim Indonesia sebagai dampak perkambangan lingkungan strategis. Universitas Brawijaya: Malang

Ichsanul, Dkk. (2021). Strategi pertahanan laut dalam menghadapi ancaman keamanan maritim di wilayah laut Indonesia. Jurnal Prodi Strategi pertahanan laut, Vol. 6, No. 2 tahun 2022.

Kementerian Luar Negeri Indonesia. (2016). Diplomasi Poros Maritim: Keamanan Maritim dalam Perspektig Politik Luar Negeri. Pusat pengkajian dan pengembangan Kebijakan pada OI. (Pusayt P2-01)

Kementrian Luar Negeri RI. (2020). Rencana Aksi Untuk Kemitraan Strategis Komprehensif antara Pemerintah RI dan Pemerintah Australia (2020-2024).

Kepolisian RI. (2023). Implementing Arrangement Between The Indonesian National Police and The Australian Federal Police on cooperation in preventing and combating Transnational Crime.

Kepolisian RI. (2023). Position Paper for the 11th SOM Australian Federal Police and INP. 2023.

Kepolisian RI. (2023). Position Paper for the 11th SOM Australian Federal Police and INP 2023.

Miriam Budiardjo. 2008. Dasar-dasar ilmu Politik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka

Noviyanti. (2014). Kerjasama Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kepolisian Federal Police Australia menanggulangi Cybercrime di Indonesia. Jom FISIP Vol. 1, No. 2 .

Ochta, Maria. (2020). Kerja sama keamanan maritim Indonesia-Austra;ia di Indo Pasifik sebagao respon perubahan visi tiongkok dan implementasi gRand-Strategy and Sea Power di Asia Pasifik. Tugas akhir: Universitas Kristen Satya Wacana. Diakses di https://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/25391/1/T1_372015053_Judul.pdf

Suyono, Yuyok. 2014. Hukum Kepolisian: Kedudukan Polri Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia Setelah Perubahan UUD 1945. Yogyakarta: Laksbang Grafika

Downloads

Published

2023-06-15

Issue

Section

Articles