Konsep Blue Economy Dalam Pengembangan Wilayah Pesisir dan Wisata Bahari di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31316/jk.v7i2.5548Abstract
Abstrak
Keselamatan pelayaran merupakan satu hal yang diutamakan dalam menggunakan transportasi laut. Tidak hanya transportasi darat saja yang harus diperhatikan. Akan tetapi jika seorang individu ingin menggunakan kendaraan laut, maka harus diperhatikan pula keselamatan pelayaran. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisis terkait penerapan keselamatan pelayaran pada fast boat di pelabuhan sanur dalam menunjang keamanan maritim. Penulisan artikel ini menggunakan metode kualitatif. Data yang digunakan merupakan data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah dalam penggunaan fast boat harus diperhatikan terkait keselamatan pelayaran. Ada berbagai contoh, penerapan keselamatan saat menggunakan fastboat untuk menunjang keamanan maritim diantaranya adalah selalu berhati-hati dalam mengendari, tidak bergurau, memperhatikan saat seseorang mengalami mabuk perjalanan, minum jahe, tidak disarankan bagi wanita hamil, selalu menyediakan pelampung, memperhatikan cuaca, memilih posisi duduk yang nyaman, dan lain sebagainya. Para wisatawan di Pelabuhan Sanur memaparkan bahwa mereka lebih rilex saat menggunakan fast boat dibandingkan dengan berjalan santai di pinggir pantai.
Kata Kunci: Maritim, Pelayaran, Fasboat
References
DAFTAR PUSTAKA
Abdillah, D. (2016). Marine Tourism Development In Lampung Coastal Bay. Destination of Indonesian Tourism 1, 45-66.
Buhalis, D. (2000). Marketing the competitive destination of the future. Tourism management, 21, 97-116.
Dewan Kelautan Indonesia. (2012). Kebijakan Ekonomi Kelautan dengan Model Ekonomi Biru. Jakarta: Dewan Kelautan Indonesia.
Handayawati, H, (2010). Potensi Wisata Alam Pantai-Bahari. Jakarta: PM PSLP PPSUB.
Kathijotes, N, (2013). Keynote: Blue economy-environmental and behavioural aspects towards sustainable coastal development. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 101, 7-13.
Kurniawan, F., Adrianto, L., Bengen, D. G. & Prasetyo, L. B. (2016). Vulnerability assessment of small islands to tourism: The case of the Marine Tourism Park of the Gili Matra Islands, Indonesia. Global Ecology and Conservation, 6, 308-326.
Kurniawan, F., Adrianto, L., Bengen, D. G. & Prasetyo, L. B. (2016). Vulnerability assessment of small islands to tourism: The case of the Marine Tourism Park of the Gili Matra Islands, Indonesia. Global Ecology and Conservation, 6, 308-326.
Mulazzani, L. & Malorgio, G. (2013). Blue growth and ecosystem services. Marine Policy, 85, 17-24.
Nurhayati, Siti. (2013). Blue and Economy Policy and Their Impact to Indonesian Community Welfare. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 12(01), 37-42.
Papageorgiou, M. (2016). Coastal and marine tourism: A challenging factor in Marine Spatial Planning. Ocean & Coastal Management, 129, 44-48.
Pattimukay, K. (2015). Economic Value and Potential for Tourism Development of Twal Pombo Island, Salahutu, Central Maluku, Maluku. Widyariset, 18, 135-144.
Priyono, (2014). Strategi Pengembangan Industri Pariwisata Bahari. Yogyakarta: Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Rumetna, M. S. (2018). Pemanfaatan Cloud Computing Pada Dunia Bisnis: Studi Literatur. Jurnal Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 5(3), 305–314. https://doi.org/10.25126/jtiik.201853595
World Tourism Organization. (2007). A practical guide to tourism destination management. World Tourism Organization.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Erik Aprilian Donesia, Pujo Widodo, Herlina Juni Risma Saragih, Panji Suwarno, Widodo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
-
The journal allow the authors to hold the copyright without restrictions and allow the authors to retain publishing rights without restrictions.
-
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
This work is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.










