ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA PROSES BELAJAR DI TK PERTIWI LONGKEYANG DAN IMPLIKASINYA

Shofi Amaliani, Leli Triana, Agus Riyanto

Sari


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis peralihan kode dan pencampuran kode, faktor yang memengaruhi terjadinya peralihan dan pencampuran kode pada proses belajar di TK Pertiwi Longkeyang, Bodeh, Pemalang, serta implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Pendekatan deskriptif kualitatif merupakan pendekatan yang digunakan. Sumber data adalah tuturan yang terjadi pada proses belajar di TK Pertiwi Longkeyang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang. Penyediaan data penelitian menggunakan  metode observasi dan menggunakan teknik rekam, teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian terdapat alih kode dan campur kode. Alih kode dibagi menjadi dua jenis yaitu alih kode ke dalam dan alih kode ke luar, Alih kode ke dalam terdapat 5 data, alih kode ke luar 3 data. untuk campur kode terdapat dua jenis yaitu campur kode ke dalam 14 data. Faktor yang memengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode pada proses belajar di TK Pertiwi Longkeyang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang , yaitu faktor lingkungan, faktor suasana, faktor keterbatasan kosa kata dan faktor penggunaan istilah yang dikenal. Implikasinya dapat diterapkan pada pembelajaran bahasa Indonesia yaitu teks negosiasi.

Kata Kunci


Alih Kode, Campur Kode, implikasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Chaer, Abdul, Leonie Agustina.2004. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Kesuma, Tri Mastoyo Jati.2007. Pengantar Metode Penelitian Bahasa. Yogyakarta: Carasvatibooks.

Martiningsih, Erma.2012. “Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Pengajian Di Lombok Timur Nusa Tenggara Barat”. Skripsi Universitas Negeri Yogyakarta. Online: https://core.ac.uk/reader/33519500.

Marwan, Iwan.2016. “Alih Kode Dalam Pemerolehan Bahasa Anak”. Jurnal IAIN Kediri. Online: https://jurnal.iainkediri.ac.id. (diunduh 15 Desember 2019)

Sumarlama.2008. Analisis Wacana Teori Dan Praktik. Solo: Pustaka Cakra Surakerta.

Mardian.2019. “Interferensi Bahasa Daerah dalam Konteks Formal di SMA Kota Singkawang”. CakrawalaLinguista.Online:https://journal.stkipsingkawang.ac.id/index.php/Cling/article/view/878

Kepriyanto, Catur. 2010. “Variasi Tuturan Anak Pada Masyarakat Bilingual:Studi Kasus Anak Usia 8 Tahun Pada Sebuah Keluarga di Kota Semarang”. Kajian Sastra. Online: https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ kajiansastra/article/view/2677

Riadi, Bambang. 2017. “Variasi Kode Pada Tuturan Masyarakat Jawa di Gedongtataan”.Asara Jurnal Bahasa dan Sastra. Online: http://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/aksara/article/view/13588

Rofii.2016. “ An Analysis Of Syntactical Ability Of Second Language Children Age 5-6 Years Old In Taman Kanak-kanak (TK) Para Bintang Kota Jambi”. Jurnal Ilmiah Dikdaya. Online: http://dikdaya.unbari.ac.id/index.php/ dikdaya/article/view/38

Rohmadi. 2018. “Tuturan dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia (Kajian Sosiolinguistik Alih Kode dan Campur Kode)”. Kajian Linguistik dan Sastra. Online: http://journals.ums.ac.id/index.php/KLS/article/ view/5981/pdfv




DOI: https://doi.org/10.31316/skripta.v6i2.900

Article Metrics

Sari view : 55 times
PDF - 93 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Indexing by: