Understanding College Intention in Rural Education Context
DOI:
https://doi.org/10.31316/ubmj.v5i1.8128Keywords:
Learning Motivation, parental income, college intention, rural students, PLS-SEMAbstract
Purpose: This study investigates the extent to which learning motivation and perceived parental financial support influence students’ intention to pursue higher education, focusing on 11th-grade students in a rural Indonesian high school. It addresses a research gap concerning educational aspirations among underserved youth in developing regions.
Methodology: A quantitative explanatory design was employed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. Data were collected from 127 purposively selected students at SMAN 1 X Koto Singkarak. Constructs for learning motivation, perceived parental financial support, and college intention were measured using validated items on a 5-point Likert scale. The analysis assessed the measurement model (validity and reliability) and structural model (path coefficients).
Findings: Both learning motivation (β = 0.344; p < 0.001) and perceived parental financial support (β = 0.219; p < 0.01) positively and significantly influence college intention. The model explains 20.2% of the variance in students’ educational aspiration (R² = 0.202). Learning motivation was the stronger predictor, highlighting the critical role of internal psychological drivers despite economic limitations.
Originality: This research offers new insights into how psychological and economic factors jointly shape college aspirations in rural settings. By integrating Self-Determination Theory within a socio-economic framework using PLS-SEM, the study contributes both theoretically and methodologically
Research limitations: Findings are limited to a single rural school, reducing generalizability. The cross-sectional design limits causal inference, and self-reported data may involve bias. Future studies should use broader samples, longitudinal designs, and explore mediating variables such as peer or institutional influence.
Practical implications: The results suggest schools and policymakers should foster student motivation through mentoring and goal-setting, while also enhancing financial access via scholarships and outreach to promote higher education participation in rural areas.
References
Andriyani, S., Caska, & Haryana, G. (2016). Influence of parents' income and the availability of learning facilities on learning motivation and its impact on the learning achievement of economic lessons students of Class XI IPS SMAN 1 Koto Kampar Hulu. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 1–11.
Adnin, I. J., & Efendi, M. (2021). Pengaruh dukungan orang tua dan motivasi belajar terhadap minat siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Padang, 35–41.
Alinsa, N., Bado, B., & Inanna. (2024). Pengaruh status sosial ekonomi orang tua dan teman sebaya terhadap motivasi belajar serta dampaknya pada minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada peserta didik SMK Negeri 4 Selayar. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6290–6299.
Baharuddin, M. R., & Gustiawan, W. (2021). Adaptasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (Fokus: Model MBKM program studi). Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 4(1), 195–205. https://doi.org/10.30605/jsgp.4.1.2021.591
Budisantoso, I. (2017). Pengaruh motivasi belajar, pendidikan orang tua, dan teman sebaya terhadap minat melanjutkan perguruan tinggi bagi siswa kelas XI SMA N 2 Klaten tahun ajaran 2015/2016. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi, 9–16.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The ‘what’ and ‘why’ of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.
Djaali. (2012). Psikologi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Durrotunnafisa, & Rosy, B. (2024). Pengaruh pendidikan orang tua, pendapatan orang tua, dan prestasi belajar terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4), 2916–2926.
Eryanto, H., & Rika, D. (2013). Pengaruh modal budaya, tingkat pendidikan orang tua dan tingkat pendapatan orang tua terhadap prestasi akademik pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, 52–54.
Fauzi, A., Satrianto, A., & Effiyanti, T. (2019). Pengaruh pendapatan orang tua, cara belajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran ekonomi SMAN 1 Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara. Ekonomi & Bisnis, 166–168.
Febrianti, M., Salsabila, A., & Umar, M. A. (2023). Pengaruh dukungan orang tua terhadap pendidikan anak. Jurnal Ilmiah Multidisipline, 11.
Fernando, Y., Andriani, P., & Syam, H. (2024). Pentingnya motivasi belajar dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Inspirasi Pendidikan (ALFIHRIS), 61–68.
Ghozali. (2023). Partial least squares: Konsep, teknik, dan aplikasi menggunakan program SmartPLS 4.0. Semarang: Yoga Pratama.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). Los Angeles: Sage Publishing.
Haryono, S. (2016). Metode SEM untuk penelitian manajemen dengan AMOS 22.00, LISREL 8.80, dan SmartPLS 3.0. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Hidayah, S. N., Zulaihati, S., & Sumianti, A. (2023). Pengaruh minat belajar, motivasi belajar, dan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi keuangan di SMK Negeri 46 Jakarta. Jurnal Pendidikan Ekonomi.
Kharisma, N., & Latifah, L. (2015). Pengaruh motivasi, prestasi belajar, status sosial ekonomi orang tua dan lingkungan teman sebaya terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada siswa kelas XII kompetensi keahlian akuntansi di SMK Negeri se-Kota Semarang tahun ajaran 2014. Economic Education Analysis Journal, 833–846.
Marjohan, M. (2021). Pengaruh pembelajaran manajemen keuangan terhadap perilaku berinvestasi yang dimoderasi gender. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 155–163.
Munira, N. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Jembrana kelas XII untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi pada tahun ajaran 2017/2018. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 387–394.
Nurjannah, L. A., & Kusmuriyanto. (2016). Pengaruh prestasi belajar, motivasi belajar, kondisi sosial ekonomi orang tua dan lingkungan sosial terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi. Economic Education Analysis Journal, 495–504.
Oryza, S. B., & Listiadi, A. (2021). Pengaruh motivasi belajar dan status sosial ekonomi orang tua terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi dengan prestasi belajar sebagai variabel mediasi. Jurnal Pendidikan Ekonomi, Manajemen dan Keuangan, 33.
Priyatno, D. (2018). SPSS: Panduan mudah olah data bagi mahasiswa dan umum. Yogyakarta: Andi.
Putri, L. D., & Rapih, S. (2024). Pengaruh lingkungan sosial dan prestasi belajar terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran, 510–520.
Qomusuddin, I. F., & Romlah, S. (2022). Analisis data kuantitatif dengan program IBM SPSS Statistic 20.0. Yogyakarta: Deepublish.
Qumalasari. (2021). Analisis data penelitian kuantitatif. Tasikmalaya: Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Intrinsic and extrinsic motivations: Classic definitions and new directions. Contemporary Educational Psychology, 25(1), 54–67.
Sadirman. (2018). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Depok: Rajawali Pers.
Sahade, U. S., & Nuraisyah. (2022). Pengaruh motivasi belajar dan pendapatan orang tua terhadap minat siswa melanjutkan studi ke perguruan tinggi pada siswa program keahlian akuntansi SMK Negeri 1 Makassar. Pendidikan Akuntansi.
Saleh, A. R., & Utomo, H. (2018). Pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja, etos kerja dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi di PT. Inko Java Semarang. Among Makarti, 39.
Saputri, D., Ahmad, S., & Lestari, N. D. (2019). Hubungan motivasi belajar siswa dan pendapatan orang tua terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi SMK Negeri 1 Palembang tahun pelajaran 2018/2019. Jurnal Pendidikan Ekonomi UM Metro, 34–44.
Sardiman. (2016). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Subarkah, A., & Nurkhin, A. (2018). Pengaruh status sosial ekonomi orang tua, efikasi diri, dan bimbingan karier terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi pada siswa SMA Negeri 1 Kejobong. Economic Education Analysis Journal, 7(2), 400–410.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sya'diyah, N., & Fachrurrozie. (2020). Pengaruh lingkungan teman sebaya dan perencanaan karir terhadap minat melanjutkan pendidikan dengan motivasi belajar sebagai variabel mediasi. Economic Education Analysis Journal, 601–614.
Trianwenda, S., Marwan, & Rahmi, E. (2020). Pengaruh motivasi belajar dan pendapatan orang tua terhadap minat mahasiswa mengikuti pendidikan profesi guru (PPG). Jurusan Pendidikan Ekonomi, 354–364.
Triawenda, S., Marwan, & Rahmi, E. (2020). Pengaruh motivasi belajar dan pendapatan orang tua terhadap minat mahasiswa mengikuti pendidikan profesi guru (PPG). Jurnal Pendidikan Ekonomi, 354–364.










