Hubungan Orientasi Masa Depan dengan Kecemasan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Jawa Tengah

Authors

  • Aurellia Nur Amalina Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia
  • Maria Prima Novita Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i3.7638

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir adalah golongan individu yang mulai memasuki masa untuk mengeksplorasi karier masa depan. Namun, kurangnya orientasi masa depan berisiko menimbulkan adanya kecemasan karier pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan orientasi masa depan dengan kecemasan karier pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional dengan metode analisis spearman’s rank correlation coefficients. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling dengan 112 mahasiswa dari berbagai universitas di Jawa Tengah berpartisipasi dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan skala kecemasan karier dan skala orientasi masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif signifikan antara orientasi masa depan dengan kecemasan karier dengan nilai koefisien korelasi -.477 dan nilai signifikansi 0.000 (p < 0.05). Hal ini berarti bahwa semakin tinggi orientasi masa depan, maka semakin rendah kecemasan karier. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa orientasi masa depan memiliki pengaruh terhadap kecemasan karier yang dialami oleh mahasiswa tingkat akhir.

Kata kunci: kecemasan karier, orientasi masa depan, mahasiswa tingkat akhir

Downloads

Published

2025-05-04

How to Cite

Amalina, A. N., & Maria Prima Novita. (2025). Hubungan Orientasi Masa Depan dengan Kecemasan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Jawa Tengah. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(3), 1864–1874. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i3.7638

Citation Check