PERANAN YAYASAN LEMBAGA PERLINDUNGAN ANAK DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TERHADAP KASUS BULLYING DITINJAU DARI UNDANG-UNDANGNOMOR 35 TAHUN 2014

Oktana Wahyu Perdana, Sigit Handoko

Sari


Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui peranan Yayasan Lembaga Perlindungan Anak Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menangani kasus bullying terhadap anak di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan untuk mengetahui kasus bullying dilihat dari aspek hukum. Penelitian ini menggunakan metode kualitaitif. Penelitian ini dilaksanakan di Yayasan Lembaga Perlindungan Anak Daerah Istimewa Yogyakarta. Jumlah subjek penelitian tujuh orang yang terdiri atas dua orang pengurus Yayasan Lembaga Perlindungan Anak Daerah Istimewa Yogyakarta, tiga orang masyarakat, dan dua orang korban kasus bullying. Teknik pengambilan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang diinginkan. Keabsahan data ditempuh dengan strategi triangulasi data. Hasil penelitian tentang peranan Yayasan Lembaga Perlindungan Anak dalam menangani kasus bullying adalah (1) memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya bullying; (2) melakukan pendampingan terhadap kasus bullying; (3) menyediakan rumah aman sebagai tempat singgah atau sebagai tempat pembinaan bagi korban maupun pelaku bullying; (4) melakukan koordinasi dengan lembaga terkait seperti Kepolisian, dan LSM Peduli Anak. Ditinjau dari aspek hukum bullying menjadi sebuah tindakan yang melanggar hukum jika (1) perbuatan bullying sudah melampaui batas; (2) bullying memenuhi unsur pidana maka tindakan akan mendapatkan sanksi hukum (3) pelaku bullying di bawah umur akan diproses hukum secara diversi. Kata kunci: Bullying, Yayasan Lembaga Perlindungan Anak, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Abstract The research aims to determine the role of the Yogyakarta Special Region Child Protection Foundation in handling cases of bullying against children in the Special Region of Yogyakarta, and to find out cases of bullying from a legal aspect. This research uses a qualitative method. This research was conducted at the Yogyakarta Special Region Child Protection Foundation. The number of research subjects was seven people consisting of two administrators of the Yogyakarta Special Region Child Protection Foundation, three people from the community, and two victims of bullying cases. Data collection techniques by observation, interviews, and documentation to obtain the desired data. The validity of the data was pursued by a data triangulation strategy. The results of research on the role of the Child Protection Foundation in handling bullying cases are (1) providing information to the public to anticipate bullying; (2) provide assistance to bullying cases; (3) providing a safe house as a shelter or as a place of guidance for victims and perpetrators of bullying; (4) coordinating with related institutions such as the Police and Child Care NGOs. From a legal perspective, bullying becomes an act that violates the law if (1) the bullying has exceeded the limit; (2) bullying fulfills a criminal element, the action will be subject to legal sanctions (3) the bullying under age will be subject to legal diversion. Keywords:Bullying, Child Protection Foundation, Law Number 35 of 2014

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ari Retno Purwanti. 2017. ”Implikasi

Perlakuan yang Salah Orang Tua

atau Guru terhadap Anak di SMP

Mataram Bantul”. Jurnal

Proseding Internasional Seminar.

Repository Universitas PGRI

Yogyakarta.

Arif Gosita. 2007. Masalah

Perlindungan Anak. Jakarta:

Pressindo

Basrowi dan Suwandi. 2008.

Djuwita. 2009. “Peranan Faktor

Personal dan Situasional

terhadap Perilaku Bullying”.

Jurnal Psikologi Sosial. Volume 12

Nomor 1.

Ela ZZ, Sahadi H, Meilanny BS. 2017.

“Faktor yang Mempengaruhi

Remaja dalam Melakukan

Bullying”. Jurnal Penelitian dan

Pengabdian kepada Masyarakat.

Volume 4

Fendi Supriono. 2015.

Gatot Supramono. 2007. Hukum

Yayasan di Indonesia. Jakarta:

Rineka Cipta.

Gulo. 2010. Metode Penelitian. Hodup

di Lingkup Sekolah. Yogyakarta:

PAK-USD.

Husaini Usman, Purnomo Setiady

Akbar. 2009. Metode Penelitian

Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.

Irawan Soehartono. 2008. Metode

Penelitian Sosial, Suatu Teknik

Penelitian Bidang Kesejahteraan

Sosial dan Ilmu Sosial lainnya.

Bandung: Remaja

Rosdakarya.

Isnaeni ZA, Hudaniah, Uun Z. 2018.

“Pengaruh Perilaku Bullying

terhadap Empati Ditinjau dari

Tipe Sekolah”. Jurnal Psikologi

Ilmiah. Volume 6 Nomor 1.

Jakarta: Gramedia.

Kartika Christiani, Tabita. 2015.

Pedagogi Anti Kekerasan: Peran

Pendidikan Agama Katolik dalam

Kusno Adi. 2009. Kebijakan Kriminal

dalam Penanggulangan Tindak

Pidana Narotika oleh Anak.

Malang: UMM Perss.

Lutfi Arya. 2018. Melawan Bullying,

Menggagas Kurikulum Anti

Bullying di Sekolah. Jawa Timur:

Spilar Publishing House.

Magelang: Indonesia Tera

Maidin Gulton. 2014. Perlindungan

Hukum terhadap Anak dan

Perempuan. Bandung: Refika

Aditama. Memahami Penelitian

Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Menciptakan Kebudayaan

Nasharina. 2011. Perlindungan Hukum

Pidana bagi Anak di Indonesia.Jakarta: Raja Grasindo Persada.

Nomor 1. Nomor 2.

Novan Ardy Wiyani. 2014. Save Our

Children From School Bullying.

Yogyakarta: Ar- Ruzz Media.

Nunuk. 2004. Getar Gender.

Pendidikan. Jakarta: Rajawali.

Peneliti Kualitatif. Bandung:

Pustaka Setia. Penelitian

Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Penelitian Pendidikan. Jakarta:

Bumi Aksara.

Rigby Ken. 2007. Bullying in School and

what to do about it. Australia:

Acer Press.

Rika Saraswati. 2009. Hukum

Perlindungan Anak. Semarang:

Citra Aditiya Bakti.

Rosalia Indriyati Saptatiningsih. Yusuf,

H., & Fahrudin, A. 2012.

Sejiwa. 2008. Mengatasi Kekerasan di

Sekolah dan Lingkungan Sekitar

Anak. Jakarta: Grasindo

Sudarwan Danim. 2002. Menjadi

Sugiyono. 2009. Metodologi

Sukardi. 2004. Metodologi

Sumardi Suryabrata. 2003. Psikologi

Undang-Undang Republik Indonesia

Nomor 28 Tahun 2004 tentang

Perubahan atas Undang-Undang

Republik Indonesia Nomor 16

Tahun 2001 tentang Yayasan.

Undang-Undang Republik Indonesia

Nomor 35 Tahun 2014 tentang

Perlindungan Anak.

Yuyarti. 2018. “Mengatasi Bullying

Melalui Pendidikan Karakter”.

Jurnal Kreatif. Volume 8 Nomor 2.

Adzikra Ibrahim. 2009. Pengertian

Yayasan dan Syarat

Pendirian. (Online)

(https://pengertiandefinisi.c

om/pengertian-yayasan-dan

syarat-pendirian/, diunduh

tanggal 2 Juni 2019).

Alexander Ermando. 2018. Sepanjang

, 179 Kasus Bullying Anak

Remaja Terjadi di Sleman. (Online)

(http://jogja.tribunnews.com/201

/02/ 20/sepanjang- 2018-179-

kasus bullying- anak- remajaterjadi-di- sleman, diunduh

tanggal 25 Mei 2019)

DewiNurita. 2018. HariAnak Nasional

Komisi Perlindungan Anak

Indonesia Catat Kasusu Bullying

paling Banyak.(Online)

(https://nasional.tempo.co/read/

/hari-anak- nasionalkpai-catat-kasus- bullying-palingbanyak/full &view=ok, diunduh

tanggal 25 Mei 2019).

O’Moore, M. 2009. Defining

Violence: Toward a Pupil Based

Definition.(Online)(http://schoolb

ullying.eu/doc/Violenedefiniton.p

df, diunduh tanggal 1 Juli 2019).




DOI: https://doi.org/10.31316/jk.v4i2.1175

Article Metrics

Sari view : 31 times
PDF - 15 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Tambah Komentar

Tool by :



Plagiarism Checker by :