IMPLEMENTASI NILAI PANCASILA SEBAGAI LANDASAN BHINNEKA TUNGGAL IKA

Amalia Dwi Pertiwi, Dinie Anggraenie Dewi

Sari


Abstrak

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mengetahui lebih dalam apakah penerapan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan Bhinneka Tunggal Ika di Indonesia sudah benar-benar diterapkan oleh masyarakat Indonesia. Dan nyatanya seperti yang kita ketahui kekacauan atau konflik antar masyarakat masih banyak dan sering kali terjadi di sekitar kita. Bhinneka Tunggal Ika memiliki makna dan arti yang sangat mendalam bagi Indonesia yang memiliki masyarakat dengan berbagai macam kebudayaan yang berbeda. Tetapi salah satu contoh konflik yang sering terjadi di masyarakat adalah rasisme dan diskriminasi. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk, untuk menciptakan kehidupan yang rukun diantara perbedaan yang ada, nilai-nilai Pancasila harus benar-benar diterapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Kata kunci: Nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Rasisme, Diskriminasi.

 

Abstract

This research was conducted with the aim of analyzing and knowing more deeply whether the application of Pancasila values as the foundation of Bhinneka Tunggal Ika in Indonesia has actually been implemented by the Indonesian people. And in fact, as we know, chaos or conflict between communities is still many and often occurs around us. Bhinneka Tunggal Ika has a very deep meaning and meaning for Indonesia, which has a society with a variety of different cultures. But one example of conflict that often occurs in society is racism and discrimination. Indonesian society is a pluralistic society, to create a harmonious life among the existing differences, Pancasila values must be strictly applied by all Indonesian people.

Keywords: Pancasila Values, Bhinneka Tunggal Ika, Racism, Discrimination


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Arif, D.B., & Zuliyah, S. (2013). Nilai-nilai Ke-Bhinneka Tunggal Ika-an dala Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Program Studi PPKn.

Azra, A. (2002). Konflik Baru Antar Peradaban: Globalisasi, Radikalisme dan Pluralitas. Jakarta: PT. Raja GrafindoPersada.

Azra, A. (2006). “Pancasila dan Identitas Nasional Indonesia: Perspektif Multikulturalisme”. Dalam Restorasi Pancasila: Mendamaikan Politik Identitas dan Modernitas. Bogor: Brighten Press. Jakarta: Rineka Cipta.

Damanhuri, Dkk. (2016). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Upaya Pembangunan Karakter Bangsa. Untirta Civic Education Journal. Vol 1. No (2) , hlm 185-198

Dewantara, J. A., Hermawan, Y., Yunus, D., Prasetiyo, W. H., Efriani, Arifiyanti, F., & Nurgiansah, T. H. (2021). Anti-Corruption Education as an Effort to Form Students With Character Humanist and Law-Compliant. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 18(1), 70–81.

Dewantara, J. A., & Nurgiansah, T. H. (2021). Building Tolerance Attitudes Of PPKN Students Through Multicultural Education Courses. Jurnal Etika Demokrasi, 6(1), 103–115.

Dewantara, J. A., Nurgiansah, T. H., & Rachman, F. (2021). Mengatasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia dengan Model Sekolah Ramah HAM (SR-HAM). Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 261–269.

Irab, Yenita. (2007). Rasisme. Jurnal Jaffray. Vol 5. No (1) , hlm 50-58

Kansil, C.S.T. dan S.T Kansil, C. (2006). Modul Pancasila dan Kewarganegaraan. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.

Kusumohamidjojo B. (2000). Kebhinnekaan Masyarakat Indonesia: Suatu Problematik Filsafat Kebudayaan. Jakarta: Grasindo.

Koresy Stev. (2013). Kekerasan dan Diskriminasi antar Umat Beragama di Indonesia. Lex Administratum. Vol 1. No (2) , hlm 56-64

Misrawi, Z. (2013). Kesadaran Multikultural dan Deradikalisasi Pendidikan Islam: Pengalaman Bhinneka Tunggal Ika Dan Qabul Al-akhar. Jurnal Pendidikan Islam. Vol 2. No (1) , hlm 197-215

Musianto, S. Lukas. (2010). Perbedaan Pendekatan Kuantitatif dengan Pendekatan Kualitatif dalam Metode Penelitian. Jurnal Ekonomi Manajemen. Vol 4. No (2) , hlm 123-136

Nasikun. (2007). Sistem Sosial Indonesia. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Nurgiansah, T. H. (2019). Pemutakhiran Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan di Era Revolusi Industri 4.0. Prosiding Seminar Kewarganegaraan Universitas Negeri Medan, 1(1), 95–102.

Nurgiansah, T. H. (2021a). Pendidikan Pancasila. In Solok: CV Mitra Cendekia Media.

Nurgiansah, T. H. (2021b). Pendidikan Pancasila Sebagai Upaya Membentuk Karakter Jujur. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(1), 33–41.

Nurgiansah, T. H. (2021c). Petuah Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Kontestasi Politik. AoEJ: Academy of Education Journal, 12(1), 39–47.

Nurgiansah, T. H. (2021d). The Role of Citizenship Education in Building Bantul Community Political Participation in The Pandemic Covid 19. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dan Kewirausahaan, 4(1), 1–4.

Nurgiansah, T. H., & Sukmawati. (2020). Tantangan Guru Pendidikan Kewarganegaraan Di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru. Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 17(2), 139–149.

Nurgiansah, T. H., & Widyastuti, T. M. (2020). Membangun Kesadaran Hukum Mahasiswa PPKn UPY Dalam Berlalu Lintas. Civic Edu: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pasundan, 2(2), 97–102. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Pursika, Nyoman. (2009). Kajian Analitik Terhadap Semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran. Vol 4. No (1) , hlm 15-20

Rianny, Puspita., & Baehaqi, Dikdik. (2014). Implementasi Nilai-Nilai Bhinneka Tunggal Ika di SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta. Jurnal Citizenship. Vol 4. No (1) , hlm 69-85

Rizki Avuan, Dkk. (2020). Pengaruh Efektivitas Pembelajaran Bhineka Tunggal Ika Terhadap Angka Rasisme Dan Diskriminasi Di Indonesia 2019. Jurnal Penelitian Agama. Vol 6. No (1) , hlm 19-32

Sujanto, B. (2009). Pemahaman Kembali Makna Bhineka Tunggal Ika (Persaudaraan dalam kemajemukan). Jakarta: SagungSeto.

Syaefullah, A. (2012). Merukunkan Umat Beragama. Jakarta: Penerbit Grafindo Khazanah Ilmu.

Turita, Setyani, I. 2009. Bhineka Tunggal Ika sebagai Pembentuk Jati Diri Bangsa. Yogyakarta : Vol 24.

Winataputra, U. S. (2012). “Transformasi Nilai-Nilai Kebangsaan untuk Memperkokoh Jatidiri Bangsa Indonesia : Suatu Pendekatan Pendidikan Kewarganegaraan” dalam Transformasi Empat Pilar Kebangsaan dalam Mengatasi Fenomena Konflik dan Kekerasan: Peran Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.31316/jk.v5i1.1450

Article Metrics

Sari view : 49 times
PDF - 27 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Tambah Komentar

Tool by :



Plagiarism Checker by :