Aksi Penembakan Di Lingkungan Mabes Polri Sebagai Bentuk Keterlibatan Perempuan Dalam Terorisme

Authors

  • Ricky Martin Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM
  • August Hamonangan Pasaribu Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM

DOI:

https://doi.org/10.31316/jk.v6i1.2948

Abstract

Abstrak

Keterlibatan perempuan dalam terorisme bukanlah tren baru yang terjadi saat ini. Bahkan, tahun 2010 perempuan sudah dilibatkan, khususnya mereka yang berstatus sebagai istri dari sang teroris. Namun, keterlibatan perempuan sebagai teroris dalam ikatan pernikahan tak begitu terlihat. Terdapat transformasi pelibatan perempuan dalam aksi terorisme antara kelompok JI dan ISIS. Yang semula mereka terlibat secara tidak sengaja, seperti kasus Putri Munawaroh tahun 2010, di mana janda terduga teroris Hadi Susilo yang berusia 21 tahun itu menyembunyikan Noordin M Top. Ringkasnya, bentuk pelibatan perempuan di JI tidak nampak walaupun sudah dilibatkan.

Kata Kunci: Penembakan di Mabes Polri, keterlibatan perempuan dalam  teorisme

 

Abstract

The involvement of women in terrorism is not a new trend nowadays. In fact, in 2010 women were involved, especially those who were wives of the terrorists. However, the involvement of women as terrorists in marriage bonds is not very visible. There is a transformation in the involvement of women in acts of terrorism between the JI and ISIS groups. At first they were involved by accident, such as the 2010 case of Putri Munawaroh, in which the 21-year-old widow of suspected terrorist Hadi Susilo hid Noordin M Top. In short, the form of women's involvement in JI is not visible even though they have been involved.

Keywords: Shooting at Police Headquarters, women's involvement in theorism

References

DAFTAR PUSTAKA

Bhakti, Mohd Adhe. “Perempuan dan Terorisme.†Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikalisasi-Radicalism Studies, 2016.

Faisal, M. “Bangkitnya Jihadis Perempuan.†Tirto.ID, 2018.

Islami, Muhammad Nur. Terorisme Sebuah Upaya Perlawanan. (Yogyakarta: Pustaka Pelajar), 2017.

Junaid, Hamzah. “Pergerakan Kelompok Terorisme dalam Perspektif Barat dan Islam.†Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman 8, no. 2 (2013): 118–35.https://doi.org/10.24252/.V8I2.1285, 2013/diakses- 25Mei-2022

Keterlibatan Perempuan dalam Aksi Terorisme SAWWA: Jurnal Studi Gender – Vol 14, No 1 (2019)/diakses-25-Mei-2022

Marcoes, Lies. “Bagaimana para perempuan menjadi pelaku teror dan membawaanak?†BBC News Indonesia, 14 Mei 2018.

———. “Why do Indonesian women join radical groups?†Indonesia at Melbourne-University of Melbourne. 26 November 2015.

Masduqi, Irwan. Berislam secara Toleran: Teologi Kerukunan Umat Beragama. (Bandung: Mizan), 2011.

Nainggolan, Poltak Partogi. Ancaman ISIS di Indonesia. (Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia), 2017.

Nathaniel, Felix. “Analisis Serangan Bom di Surabaya: Taktik dan Pesan Baru Teroris.†Tirto.ID, 16 Mei 2018.

Novitra, Riyan. “Teror Polda Riau: 4 Teroris Ditembak Mati dan 1 Polisi Meninggal. â€Nasional.Tempo.co. 16 Mei 2018.

Nuha, Mohamad Ulin. “Genealogi dan Ideologi Gerakan Radikal Islam Kontemporerdi Indonesia.†Intelegensia: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 3, no. 1(2014)/diakses-25-Mei-2022

Nurhayati, Aniek. “Dekonstruksi Feminitas dalam Gerakan Teroris di Dunia Islam.â€Jurnal Review Politik 5, no. 1 (2015): 84–99. http://jurnalpolitik.uinsby.ac.id/index.php/jrp/article/view/61./diaks es-25-Mei-2022

Rachman, Dylan Aprialdo. “Tren Penggunaan Perempuan dalam Aksi Terorisme Harus Ditekan.†nasional.kompas.com, 17 Mei 2018.

Researchers Team. “Mothers to Bombers: The Evolution of Indonesian Women Extremists,†2017.

Rijal, Najamuddin Khairur. “Eksistensi dan Perkembangan ISIS: Dari Irak Hingga Indonesia.†Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional 13, no. 1 (2017): 45–60. https://doi.org/10.26593/jihi.v13i1.2670.45- 60/diakses-25-Mei-2022

Sabirin, Tabrani, ed. Menggugat Terorisme. (Jakarta: Karsa Rezeki), 2002.

Sasongko, Joko Panji. “ISIS dan Fenomena Radikalisme Keagamaan Kelas Menengah.†cnnindonesia.com, 1 Februari 2017.

Soerjono, Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum, (Jakarta : UI Press, 2010)

Suprapto, Suprapto. “Aksi Terorisme: Dari Gerakan Ideologis ke Gerakan Inkostitusional.†Jurnal Sosiologi USK 12, no. 2 (2018): 143–60. http://jurnal.unsyiah.ac.id/JSU/article/view/12598/diakses-25-Mei- 2022

Tim Liputan Tempo. “Investigasi: Paham Radikal di Kampus Kita.†Majalah Tempo, 27 Mei 2018.

———. “Timang-timang Boom.†Majalah Tempo. 21-27 Mei 2018. Yahya, Harun. Teroris Hanya Takluk oleh Cinta. (Jakarta: Iqra Insan Press), 2004

Undang-undang (UU) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Menjadi Undang-Undang

Downloads

Published

2022-06-21

Issue

Section

Articles