Kerjasama Selatan Selatan dan Triangular Sebagai Sarana Diplomasi Indonesia Secara Global

Authors

  • Jerry Indrawan UPN Veteran Jakarta
  • Ganis Purnaningtyas UPN Veteran Jakarta
  • Dede Suprayitno UPN Veteran Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5144

Abstract

Since the 1955 Asian-African Conference (AAC), Indonesia has been actively involved in South South Triangular Cooperation (SSTC) which serves as a catalyst for political movements in international cooperation because it helps exchange resources and knowledge according to the needs of developing countries. Indonesia has a dual role as a recipient and giver of assistance in SSTC. This study aims to answer issues related to the implementation of SSTC in the Indonesian context. The research method used is descriptive research with a qualitative approach and the data collected by literature study. The results showed that in terms of Indonesia's interests, SSTC helps achieve utilization in bilateral trade and becomes a forum for sharing experiences and encouraging other countries to apply democratic principles. Indonesia provides financial and non-financial support, but is more likely to be in non-financial form. Relevance in this era, the impact of SSTC will be a powerful instrument to reduce dependence on superpowers. SSTC is considered suitable and beneficial for sustainable development, both from an economic, socio-cultural, and political security perspective. Limited capital is the biggest obstacle for SSTC member countries, especially during the outbreak of the Covid-19 pandemic.

Keywords: SSTC, Development, G-20 Forum, International Relations

References

Abdurachman, B., & Prakoso, B. M. (2017). Peran Indonesia dalam Kerjasama Selatan Selatan dan Triangular. Jurnal Transborders, 1(1), 20-34.

Aisyah, A. A., Ardiawan, & Bachtiar, F. R. (2021). Menilik Tantangan dan Potensi Kerjasama Selatan-Selatan Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Era (Pasca) Covid-19. Review of International Relations, 3(2), 166.

Anggraeni, Y., & Indrawati, I. (2020). Diplomasi Publik Indonesia Melalui Bali Democracy Forum Sebagai Bagian Dari Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia. Global Insight Journal, 5(1), 39–58. https://doi.org/10.52447/gij.v5i1.3732

Apresian, S. R. (2016). Kerjasama Selatan-Selatan dan Triangular Sebagai Instrumen Peningkatan Peran Indonesia di Tingkat Global. JIHI: Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional, 12(2), 189-203.

Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Luar Negeri Indonesia. (2015). Kajian Mandiri Reorientasi Kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular bagi Kepentingan Nasional.

Biro Kerjasama Teknik Luar Negeri Indonesia. (2022). Laporan Tahunan Kerjasama Selatan Selatan dan Triangular Indonesia. From Biro Kerjasama Teknik Luar Negeri Indonesia: https://ktln.setneg.go.id/pdf/ktss/AR_KTSS_2020_eng.pdf

Bojang, A.S. (2018). The Study of Foreign Policy in International Relations. Journal of Political Sciences & Public Affairs, 6(4), 1-9.

Bramasta, B. (2020). Peran Indonesia sebagai Pemberi Bantuan melalui KSST bagi Negara Pasifik 2015-2019. Global & Policy, 8(1), 107-120.

Burchill, S. (2005). The National Interest in International Relations Theory. London: Palgrave Macmillan.

Burmansyah, E. (2016). Mendorong Pembentukan Pakta Perdagangan Selatan- Selatan. From IndoProgress: https://indoprogress.com/2016/01/mendorong- pembentukan-pakta-perdagangan-selatan-selatan/

Dougherty, J. E., & Pfaltzgraff, R. L. (1986). Contending Theories of International Relation. New York: Harper & Row.

Dzikri, N. (2020). Kontribusi Indonesia Dalam Hubungan South-South Cooperation Periode 2016-2018. Indonesian Journal of International Relations, 4(2), 164-186.

Frankel, J. (1970). National Interest. London: Pall Mall Press Ltd.

Hermawan, Y. P. (2014). Analisis pengembangan model south-south and triangular cooperation dalam penyediaan bantuan pembangunan luar negeri (official development assistance/ODA) oleh Indonesia sebagai emerging economy dalam forum G-20. Bandung: Universitas Katholik Parahyangan.

Hutabarat, G. F. I. (2022). Arah Kebijakan Luar Negeri Indonesia Pasca Perang Rusia-Ukraina Berdasarkan Perspektif National Interest. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 3(3), 154. https://doi.org/10.36722/jaiss.v3i3.1323

Kumar, Z. (n.d). Masih Relevankah G20 untuk Indonesia. From Academia.edu: https://www.academia.edu/9628653

Mahalia, Z. (2022). Peran Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular Indonesia Sebagai Instrumen Diplomasi Indonesia ke Southern Partners. Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 95-106.

Nurhayati, R. T., Pramadha, R. A., Wijanarko, D. A., Nurshafira, T., Wulansari, H. Y., & Bimantara, A. (2019). Relevansi Kerja Sama Selatan-selatan dengan Kebijakan Nasional Indonesia: Sebuah Kerangka Monitoring dan Evaluasi.

Paramita, R. (2019). Dinamika Kebijakan Keterlibatan Indonesia dalam Kerjasama Selatan-Selatan (KSS) Periode 2004-2018. Polistaat: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 2(1), 38-56.

Pujayanti, A. (2015). Kerjasama Selatan-Selatan dan Manfaatnya bagi Indonesia. Jakarta: Pusat Pengkajian, Pengolahan Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal DPR RI.

Rachmawaty, A., Rachmaliani, A., & Rizaldi, A. (2019). Dampak Bantuan Indonesia terhadap Negara Anggota Kerja Sama Selatan-Selatan di Kawasan Asia. Mandala: Jurnal Hubungan Internasional, 2(1), 80-95.

Redaksi Website. (2015). Konferensi Asia Afrika: Makna Simbolik dan Kontribusi Indonesia bagi Perdamaian Dunia.

Rozy, F. (2020). Dukungan dan Implementasi South-South Cooperation Indonesia dalam Meningkatkan Pertumbuhan Negara Berkembang. JDIS: Journal of Diplomacy and International Studies, 3(1), 93-104.

Santoso, G., Abdulkarim, A., Maftuh, B., & Murod, M. (2023). Kajian Ketahanan Nasional melalui Geopolitik dan Geostrategi Indonesia Abad 21. Jurnal Pendidikan Transformatif ( Jupetra ), 02(01), 184–196

Sari, A. A., & Wibowo, A. (2023). Peran Mahkamah Konstitusi Dalam Menegaskan Sistem Pendidikan Nasional Dalam Rangka Konstitusi. Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum, 22(2), 29–37.

Situmorang, M. (2015). Orientasi Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia di bawah Pemerintahan Jokowi-JK. Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional, 11(1).

Tamisari, F. (2017). Diplomasi dan Politik Luar Negeri Indonesia Dalam Upaya Menghadapi Masalah Global Terkait Kelompok Militan Isis. Jurnal Ilmu Politik Dan Komunikasi, VII(1), 31–46.

Tuwo, A. G. (2014). Sudah Untungkah Indonesia Beri Bantuan ke Afrika?

Williams, V. (2015). Foreign Aid.

Downloads

Published

2023-07-17

Issue

Section

Articles