MEDICAL MANTRAS AND CULTURAL IDENTITY: STUDIES AMONG THE DAYAK PEOPLE OF PASER DISTRICT

Authors

  • Chintya Wahdini Mulawarman University
  • Nina Queena Hadi Putri Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.31316/skripta.v11i1.7694

Abstract

ABSTRACT

Medical mantras are part of the oral tradition of the Dayak people which not only functions as a healing method, but also reflects their cultural identity. This study aims to analyze the role of treatment mantras in the lives of Dayak people as well as reveal the cultural values contained in them. The research method used is a qualitative method with an ethnographic approach, which involves observation and in-depth interviews with practitioners of traditional medicine, such as belian who still use mantras in their daily lives. The results showed that treatment mantras in Dayak society have four main aspects that reflect their cultural identity (1) aspects of spiritual beliefs, where mantras are believed to have magical powers to expel diseases or poisons; (2) relationship with nature, where it is believed that mantras can order diseases to return to the land, sky, water, or their place of origin, and it means that human health depends on the balance of the ecosystem; (3) social system and community solidarity, which indicates that traditional medicine is not only centered on the individual but also involves family support and the role of belian as spiritual leader and healer; (4) language and oral tradition reflected in the repetitive and symbolic structure of mantras, as well as the role of the Dayak language as part of the cultural heritage passed down through generations.

Keywords: Medical mantras, cultural identity, Dayak tribe, traditional beliefs, Dayak language, traditional medicine.

References

REFERENSI

Al-Ma’ruf, Ali Imron, and Farida Nugrahani. (2017). "Pengkajian sastra." Surakarta: CV. Djiwa Amarta:

Arifin, S., Setyawati, M., Helmi, Y., & Indrahastuti, T. (2024). Analisis Bentuk Tawar dan Fungsi Tuturan Tawar Pengobatan pada Masyarakat Dayak Bakumpai di Datah Bilang Kabupaten Mahakam Ulu. Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies,

Agustina, E. S., & Rojali, M. (2021). Menciptakan nilai produk telor asin di desa banyu tajun dalam kecamatan sungai pandan kabupaten hulu sungai utara. Inovatif Jurnal Administrasi Niaga.

Budiarti, D., & Faris, I. N. I. (2024). Manifestasi Nilai-nilai Budaya di Balik Leksikon Makian Berkategori Binatang Dalam Bahasa Sunda. Jurnal Skripta.

Bohari, Bohari. (2024). "Mitos dan Folklor Suku Dayak dan Melayu di Kecamatan Beduai Kabupaten Sanggau (Kajian Historiografi Tradisional)." Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial.

Casmat, Memet, and Mudayat Mudayat. (2024). "Kearifan Lokal Banyumas: Nilai Pendidikan dalam Sastra Lisan Banyumas Ditinjau dari Teknologi Pendidikan." Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra

Evriana, A., Missriani, M., & Fitriani, Y. (2021). Struktur, Makna, Fungsi, dan Nilai Budaya, dalam Mantra Aji Pemikat di Desa Margotani II Kecamatan Madang Suku II Kabupaten Oku Timur. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra,

Ericha, F., & Rahardi, R. K. (2023). Preservasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Mantra Dayak Bakatipada Tradisi Barape Sawa: Kajian Antropolinguistik (The Preservation of Local Values in The Ritual Spell of Barape Sawa Dayak Bakati: An Antropolinguistic Study). Indonesian Language Education and Literature,

Erwanto, Erwanto, and Emilia Contessa. (2020). "Nilai Budaya dan Moral dalam Tradisi (Lisan) Muayak pada Acara Sunatan Masyarakat Banding Agung OKU Selatan (Sumatera Selatan)." Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra

Fitriani, Franciska.(2023). Kajian Semiotik Mantra Batido Pada Masyarakat Suku Dayak Kanayatn Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak. Diss. IKIP PGRI Pontianak.

Ignasius, I. (2022). Analisis Mantra Pernikahan Dayak Taman Sesat Desa Meragun Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau (Pendekatan Semiotik) (Doctoral dissertation, IKIP PGRI Pontianak).

Jannah, F., Irtifa’Fathuddin, T., & Zahra, P. F. A. (2022). Problematika penerapan kurikulum merdeka belajar 2022. Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan.

Karim, Maizar.(2015). Menyelisik sastra melayu. Histokultura

Lianawati, W. S.(2019). Menyelami keindahan sastra Indonesia. Bhuana Ilmu Populer.

Masruroh, D. R., & Firdaus, A. (2022). Teks Mantra Sri Pohaci pada Tradisi di Kampung Cipicung: Sebuah Analisis Struktural. Jaladri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah,

Marselus, M., Siswandi, S., & Nur, S. (2023). Pewarisan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Upacara Gawai Dayak Pada Masyarakat Suku Dayak Bakati Untuk Meingkatkan Kepedulian Sosial Siswa Smp Negeri 2 Bengkayang. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial.

Piliang, Wilda Srihastuty Handayani, Rika Ningsih, and Fatmawati Fatmawati. (2022). "Struktur Teks Mantra Pengobatan Masyarakat Melayu di Kabupaten Kuantan Singingi." Gerakan Aktif Menulis (GERAM)

Siregar, Anggi Desviana, and Nuzulur Ramadhona. (2024). "Pendidikan Karakter Melalui Kearifan Lokal: Kajian Nilai-Nilai Tradisi Pengobatan Menta Gumeng dalam Kehidupan Masyarakat Kerinci." The Character Journal Of General and Character Education

Sinaga, B., & Meliyanti, R. (2022). Analisis Psikologis Sastra Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Pasung Jiwa Karya Okky Madasari.

Sugiyono.(2020). MetodePenelitianKualitatif. Bandung:Alfabeta.

Sariani, Endang. (2023). Penggunaan Bahasa Mantra Dalam Ritual Pengobatan Tradisional Suku Jawa Belumai II Kecamatan Padang Ulak Tanding Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Diss. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Triani, Susan Neni, Lili Yanti, and Kurniawan Kurniawan. (2020). "Struktur, Fungsi, dan Makna Mantra Dayak Salako di Desa Bagak Sahwa Kecamatan Singkawang Timur." Cakrawala Linguista.

Widiyarto, S. (2023). Tradisi Lisan: Mantra Gawai Dayak Kalimantan Barat.

Downloads

Published

2025-05-31

How to Cite

Wahdini, C., & Putri, N. Q. H. (2025). MEDICAL MANTRAS AND CULTURAL IDENTITY: STUDIES AMONG THE DAYAK PEOPLE OF PASER DISTRICT. Jurnal Skripta, 11(1), 32–42. https://doi.org/10.31316/skripta.v11i1.7694

Issue

Section

Articles

Categories