Eksistensis Orang - Orang Cina Di Kalimantan Barat

Penulis

  • Nunik Utami IKIP PGRI Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.31316/fkip.v2i1.327

Abstrak

Penelitian ini bertujuan memberikan informasi mengenai. Eksistensis Orang-orang Cina di Kalimantan Barat. Penelitian ini mengunakan Deskriptif naratif yaitu penulisan sejarah yang memiliki kerangka berfikir yang dituangkan dalam bentuk deskriptif narasi, secara metodologi sejarah dalam penelitiannya harus menggunakan metode sejarah dalam mendapatkan data. Metode sejarah yaitu Heuristik, ialah kegiatan menghimpun sumber-sumber sejarah, Kritik (verifikasi) meneliti apakah sumber-sumber itu sejati, baik bentuk maupun isinya, Interpretasi, untuk menetapkan makna dan saling hubungan dari fakta-fakta yang diverifikasi, Histografi, penyajian hasil sintesis yang diperoleh dalam bentuk suatu kisah sejarah. Hasil Penelitian ini adalah Eksitensi Cina di wilayah Kalimanta Barat pada Tahun 1745, orang Cina didatangkan besar-besaran untuk kepentingan perkongsian, karena Sultan Sambas dan Panembahan Mempawah menggunakan tenaga-tenaga orang Cina sebagai wajib rodi dipekerjakan di tambang-tambang emas. Kedatangan mereka di Monterado membentuk kongsi Taikong (Parit Besar) dan Samto Kiaw (Tiga Jembatan).

 

Kata Kunci: Eksistensi Orang Cina, Kalimantan Barat.

Diterbitkan

2019-04-01

Cara Mengutip

Utami, N. (2019). Eksistensis Orang - Orang Cina Di Kalimantan Barat. KARMAWIBANGGA: Historical Studies Journal, 2(1). https://doi.org/10.31316/fkip.v2i1.327

Terbitan

Bagian

Articles