MEMORI KOLEKTIF DALAM RUANG PUBLIK: SIMBOL, IDENTITAS, DAN WARISAN SOSIAL

Penulis

  • Risda Amanda Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Ba'in2 Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Putri Agus Wijayati Universitas Negeri Semarang, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31316/karmawibangga.v8i1.9175

Abstrak

ABSTRAK

Penelitian ini menganalisis peran ruang publik sebagai medium konstruksi, pewarisan, dan negosiasi memori kolektif. Menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan dan analisis deskriptif-analitis terhadap ruang publik di Indonesia, kajian ini menelaah bagaimana simbol ruang berfungsi sebagai penanda identitas dan arena konflik makna sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang publik berperan krusial dalam menginstitusionalisasikan memori kolektif melalui simbol dan praktik sosial, sekaligus menjadi arena negosiasi antara narasi dominan dan alternatif. Temuan menekankan bahwa memori kolektif bersifat dinamis, tidak netral, dan terus mengalami penafsiran ulang seiring perubahan sosial-budaya. Dengan demikian, ruang publik berfungsi tidak hanya sebagai warisan sejarah, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran sosial yang reflektif dan inklusif bagi masyarakat.

Kata kunci: memori kolektif, ruang publik, simbol sosial, identitas kolektif, pewarisan memori.

Diterbitkan

2026-04-25

Cara Mengutip

Amanda, R., Ba'in2, & Putri Agus Wijayati. (2026). MEMORI KOLEKTIF DALAM RUANG PUBLIK: SIMBOL, IDENTITAS, DAN WARISAN SOSIAL. KARMAWIBANGGA Historical Studies Journal, 8(1), 35–44. https://doi.org/10.31316/karmawibangga.v8i1.9175

Terbitan

Bagian

Articles

Citation Check