Peer Review Process

Setiap naskah yang masuk ke Jurnal SANDI akan melalui proses penelaahan sejawat (peer review) yang ketat untuk menjaga kualitas akademik dan relevansi praktisnya. Proses ini dirancang sebagai *double-blind review*, di mana identitas penulis dan penelaah (reviewer) dirahasiakan satu sama lain. Tujuannya adalah untuk memastikan evaluasi yang objektif, adil, dan berfokus semata-mata pada substansi, metodologi, dampak, dan kelayakan naskah.

Setelah naskah dinyatakan memenuhi kelayakan awal oleh editor, naskah akan dikirimkan kepada minimal dua mitra bestari yang merupakan ahli di bidang yang relevan dengan topik naskah. Penelaah dipilih berdasarkan keahlian spesifik, rekam jejak publikasi, dan pengalaman dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Mereka akan mengevaluasi naskah berdasarkan kriteria seperti orisinalitas, kejelasan penyajian, ketepatan metode pelaksanaan, signifikansi dampak bagi masyarakat, serta kesesuaian dengan fokus dan lingkup jurnal.

Berdasarkan evaluasi tersebut, penelaah akan memberikan rekomendasi kepada editor, yang dapat berupa: (1) diterima tanpa revisi, (2) diterima dengan revisi minor, (3) diterima dengan revisi mayor, atau (4) ditolak. Umpan balik dan komentar konstruktif dari penelaah kemudian dikomunikasikan kepada penulis melalui editor untuk menjadi dasar perbaikan naskah. Dalam beberapa kasus, editor dapat meminta pendapat tambahan dari penelaah ketiga jika terdapat perbedaan rekomendasi yang signifikan antara dua penelaah pertama.

Penulis diberikan kesempatan untuk merevisi naskah mereka sesuai dengan saran dari penelaah dan editor dalam tenggat waktu yang ditentukan. Naskah yang telah direvisi harus disertai dengan *response letter* yang menjelaskan point-by-point perbaikan yang telah dilakukan. Naskah revisi kemudian akan dikembalikan kepada penelaah awal untuk dilakukan pengecekan ulang, memastikan bahwa semua masukan telah ditangani dengan memadai sebelum keputusan final penerbitan diambil.

Keputusan final untuk menerima atau menolak suatu naskah berada di tangan Editor-in-Chief atau Dewan Editor berdasarkan rekomendasi dari para penelaah dan pertimbangan kebijakan redaksional. Seluruh proses, mulai dari submisi hingga keputusan final, dikelola secara transparan melalui sistem OJS (Open Journal Systems) untuk memastikan akuntabilitas dan kejelasan tahapan bagi penulis. Proses yang sistematis dan independen ini merupakan jaminan utama bagi integritas dan kredibilitas setiap artikel yang diterbitkan di Jurnal SANDI.