About the Journal

SANDI: Jurnal Sinergi Akademisi dan Masyarakat adalah publikasi ilmiah berkala yang secara khusus didedikasikan untuk menjadi wadah utama dalam mempublikasikan hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM). Jurnal ini dibangun di atas filosofi bahwa ilmu pengetahuan dari perguruan tinggi harus dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat luas, sehingga tercipta sinergi yang saling menguatkan antara dunia akademik dan berbagai lapisan komunitas.

Secara resmi, jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Periodisitas ini dirancang untuk memberikan kesempatan yang teratur bagi para akademisi dan praktisi dalam melaporkan kegiatan pengabdian mereka, sekaligus menjaga kontinuitas diseminasi pengetahuan dan praktik terbaik. Setiap volume yang terbit merefleksikan komitmen berkelanjutan untuk mendokumentasikan aksi nyata dari tridharma perguruan tinggi.

Fokus dan ruang lingkup SANDI sangat jelas, yakni mengangkat artikel-artikel yang berorientasi pada penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni untuk menyelesaikan masalah-masalah sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan. Topik yang dicakup antara lain meliputi pemberdayaan masyarakat, pendidikan non-formal, pelatihan kewirausahaan, inovasi teknologi tepat guna, kesehatan komunitas, advokasi sosial, serta pelestarian budaya dan lingkungan hidup.

Proses penerbitan di Jurnal SANDI dilaksanakan dengan menjunjung tinggi standar kualitas akademik. Setiap naskah yang masuk akan melalui proses *peer-review* oleh mitra bestari (reviewer) yang kompeten di bidangnya. Proses ini bertujuan untuk menjamin keaslian, kebaruan, metodologi yang tepat, dampak yang terukur, serta kontribusi praktis dari setiap artikel sebelum dinyatakan layak terbit.

Jurnal ini ditujukan bagi khalayak yang luas, termasuk dosen, peneliti, mahasiswa (khususnya yang terlibat dalam program KKN atau PkM), praktisi organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan pembuat kebijakan. Bagi pembaca dari kalangan akademisi, SANDI menjadi referensi untuk mengembangkan model pengabdian. Bagi masyarakat dan praktisi, jurnal ini menjadi sumber inspirasi solusi yang berbasis bukti ilmiah.

Pada akhirnya, SANDI bukan sekadar media publikasi, melainkan suatu gerakan untuk mendekatkan menara gading akademisi dengan realitas tanah lapangan. Dengan setiap terbitannya, jurnal ini berupaya memperkuat bukti bahwa kolaborasi yang sinergis antara akademisi dan masyarakat adalah kunci untuk mencapai pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan bermakna.