Archives

  • Pendidikan IPS sebagai Instrumen Evaluasi Kebijakan dan Transformasi Sosial dalam Perspektif Teori Kritis.
    Vol. 21 No. 1 (2026)

    Isu ini mengkaji peran Pendidikan IPS tidak hanya sebagai proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi sebagai arena strategis pembentukan kesadaran sosial dan refleksi kritis terhadap realitas masyarakat. Studi tentang penerapan model evaluasi iluminatif dan CIPP menunjukkan pentingnya evaluasi yang komprehensif dalam memastikan implementasi kebijakan pendidikan, seperti Program Merdeka Belajar, berjalan efektif dan berdampak pada perkembangan peserta didik. Di sisi lain, penelitian mengenai pengaruh pembelajaran IPS, gender, dan pola asuh terhadap sensitivitas sosial menegaskan bahwa pendidikan memiliki kontribusi signifikan dalam membangun karakter sosial dan empati siswa. Lebih luas lagi, kajian fenomena klitih dalam perspektif Edward Bellamy serta analisis hak individu dan represi toleran melalui teori Herbert Marcuse memperlihatkan bahwa problem sosial tidak dapat dilepaskan dari struktur kekuasaan, ketimpangan, dan dinamika ideologis. Dengan demikian, isu ini memposisikan Pendidikan IPS dan teori kritis sebagai dua pendekatan yang saling melengkapi dalam membaca, mengevaluasi, dan mentransformasikan realitas sosial kontemporer menuju masyarakat yang lebih adil, reflektif, dan berkeadaban.

    (Issue in Progress)

  • Pendidikan untuk Masa Depan Berkelanjutan (Education for a Sustainable Future)
    Vol. 20 No. 2 (2025)

    Edisi ini menampilkan hasil penelitian dan kajian ilmiah yang berfokus pada dinamika pendidikan, sosial, dan budaya di masyarakat Indonesia. Artikel-artikel yang diterbitkan membahas berbagai isu seperti sistem sosial, inovasi pembelajaran berbasis Merdeka Belajar, kearifan lokal sebagai sumber nilai karakter, serta modernisasi tradisi dan potensi lokal menuju pembangunan berkelanjutan. Terbitan ini mencerminkan upaya integratif antara pendidikan, budaya, dan pembangunan sosial yang berorientasi pada penguatan karakter, pelestarian nilai-nilai lokal, serta kemajuan masyarakat di era global.

  • Implementation of Deep Learning Approach (Meaningfull, Joyfull, Mindfull Learning) in Social Studies Learning
    Vol. 20 No. 1 (2025)

    Pemerintah melalui Menteri Pendidikan merencanakan sebuah grand design pendekatan dalam proses pembelajaran dengan tujuan agar pembelajaran tersebut lebih bermakna. Pendekatan ini disebut sebagai deep learning ful-ful (mindful, meaningful, joyful). Artinya, pendekatan ini diharapkan mampu menjadi pembelajaran mendalam sehingga para peserta didik dapat memberikan perhatian penuh dan lebih bermakna. Meski demikian, pembelajaran ini diharapkan tetap dibawakan secara lebih menyenangkan. Masing-masing elemen (mindful, meaningful, joyful) dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang tidak hanya mengedepankan pengetahuan, tetapi juga pengalaman bermakna bagi para peserta didik. Maka dari itu Jurnal Sosialita mengundang para akademisi, guru, pemerhati pendidikan, dan khalayak umum yang memiliki kepedulian dalam pendidikan untuk mengirimkan artikelnya di Jurnal Sosialita pada Volume. 20, No. 1 Februari 2025.

  • JURNAL SOSIALITA
    Vol. 17 No. 1 (2022)

  • JURNAL SOSIALITA
    Vol. 16 No. 2 (2021)

  • JURNAL SOSIALITA
    Vol. 15 No. 1 (2021)

  • JURNAL SOSIALITA
    Vol. 14 No. 2 (2020)

  • JURNAL SOSIALITA
    Vol. 13 No. 1 (2020)

  • JURNAL SOSIALITA
    Vol. 12 No. 2 (2019)

  • Jurnal Sosialita
    Vol. 11 No. 1 (2019)

  • Jurnal Sosialita
    Vol. 10 No. 2 (2018)

    Kajian dan Pendidikan Ilmu Sosial

  • Jurnal Sosialita
    Vol. 10 No. 1 (2018)

    Kajian dan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial

  • JURNAL SOSIALITA
    Vol. 9 No. 1 (2017)

  • JURNAL SOSIALITA
    Vol. 8 No. 2 (2016)

    Sosialita Mempublikasikan tulisan ilmiah dari hasil penelitian dalam lingkup dan pendidikan Ilmu Sosial yang memberi kontribusi pada pemahaman, pengembangan teori dan konsep keilmuan serta aplikasinya terhadap pendidikan di Indonesia